Dinas Pendidikan Sumenep Regrouping 28 Sekolah Dasar

    Foto: Istimewa

    Berita Baru, Sumenep — Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep (Disdik Sumenep) akan melakukan regrouping terhadap 28 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tersebar di beberapa kecamatan, baik daratan maupun kepulauan.

    H. Abd. Kadir, MPd., Kapala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar mengatakan bahwa SD  yang akan diusulkan itu sebenarnya sudah tidak tidak gunakan sejak beberapa tahun yang lalu. Namun usulannya baru tahun ini untuk di regrouping.

    “Tahun ini yang bakal di usulkan ke bupati ada 28 SD untuk di regrouping. Ada SD yang sudah di tutup tapi SK penutupannya masih belum ada, sehingga di masukkan tahun ini untuk di tutup,” kata Kapala Bidang (kabid) Sekolah Dasar, H. Abd. Kadir, MPd pada Kamis, (11/6).

    Selain itu, Kadir menyampaikan tidak adanya siswa menjadi salah satu faktor utama penyebab regrouping.

    “Jika dua tahun berturut turut tidak ada siswa yang mendaftar di kelas I. maka SD tersebut bisa diusulkan untuk regrouping dengan SD terdekat yang ada di daerah tersebut,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Kabid Sekolah Dasar Kabupaten Sumenep itu juga mengungkapkan bahwa tidak adanya siswa yang mendaftar bukan lantas karena kalah bersaing dengan sekolah swasta seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI).

    Namun, jelasnya, salah satu yang menjadi penyebab, di daerah yang tidak terlalu padat penduduknya, lembaga pendidikan MI lebih banyak dibanding SD (3:1).

    “Saya juga sering sampaikan kepada kepala sekolah untuk bersaing dengan menunjukkan kualitas, jika kualitasnya bagus tetap akan dipilih oleh masyarakat,” pungkasnya.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan