Cina Tidak Tertarik Terlibat Pemilu Presiden AS, Meski Ditekan Trump

-

Berita Baru, Internasional – Pada hari Kamis (30/4), Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan Beijing tidak tertarik ikut campur dalam pemilu presiden AS tahun 2020.

Juru bicara kementerian Geng Shuang menggarisbawahi saat konferensi pers bahwa pemilihan mendatang adalah urusan domestik AS dan bahwa Beijing berharap Washington tidak akan menyeret Cina ke dalam urusan mereka.

Pernyataannya itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu (29/4) bahwa Cina “akan melakukan apa saja untuk menjatuhkannya [Presiden Trump]” pada pemilihan tahun 2020 yang dijadwalkan akan dilangsungkan pada bulan November mendatang.

Pernyataan itu menyusul pernyataan POTUS pada 2018 bahwa Beijing sedang berusaha mengganggu pemilihan presiden mendatang karena Presiden Trump telah mengenakan tarif barang-barang dari Cina senilai miliaran dolar.

Selama pertemuan Dewan Keamanan PBB pada saat itu, Trump menegaskan bahwa Beijing “tidak ingin saya atau kita menang karena saya adalah presiden pertama yang pernah menantang Cina dalam perdagangan.”

Pernyataan Presiden Trump juga datang ketika Washington dan Beijing tetap terlibat dalam pertengkaran perdagangan yang oleh Presiden Trump dianggap sebagai kondisi ekonomi yang tidak adil dan dugaan perilaku anti-persaingan oleh Cina. Namun tuduhan dari Presiden Trump ini dibantah oleh Beijing.

Akhir tahun 2019, kedua belah pihak mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan kesepakatan perdagangan fase satu sebagai bagian dari perjanjian bilateral yang lebih besar dan akan membantu menyelesaikan pertikaian perdagangan jangka panjang antara kedua negara. Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperkenalkan tugas-tugas baru yang direncanakan berlaku pada 15 Desember.


SumberSputnik News
Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments