Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Bendera China dan AS dipajang di papan sirkuit tercetak dengan chip semikonduktor, dalam gambar ilustrasi ini diambil 17 Februari 2023. Foto: Reuters/Florence Lo/Illustration/File Foto.
Bendera China dan AS dipajang di papan sirkuit tercetak dengan chip semikonduktor, dalam gambar ilustrasi ini diambil 17 Februari 2023. Foto: Reuters/Florence Lo/Illustration/File Foto.

China Akan Batasi Ekspor Chip Demi Keamanan Nasional



Berita Baru, Beijing – China akan batasi ekspor chip demi keamanan nasional saat Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang mempertimbangkan pembatasan baru ekspor logam langka yang digunakan untuk memproduksi semikonduktor.

Pada tanggal 1 Agustus, eksportir China akan memerlukan persetujuan untuk mengirimkan beberapa produk galium dan germanium ke luar negeri,

Hal itu bertujuan guna “memelihara keamanan dan kepentingan nasional”, demikian yang disampaikan oleh Kementerian Perdagangan dan Bea Cukai China dalam pedoman yang dikeluarkan pada hari Senin (3/7), sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.

Pengumuman ini datang ketika AS dilaporkan sedang mempertimbangkan pembatasan baru terhadap ekspor chip canggih ke China.

Galium, yang telah ditetapkan sebagai bahan mentah penting oleh Uni Eropa, digunakan dalam produksi sirkuit terpadu, LED, dan panel fotovoltaik untuk panel surya.

Germanium digunakan untuk membuat serat optik dan lensa kamera inframerah.

China menyumbang sekitar 80 persen dari produksi global logam langka tersebut, menurut Komisi Eropa.

China dan AS telah terlibat dalam persaingan geopolitik yang sengit dalam beberapa tahun terakhir yang menyebabkan keduanya saling memberlakukan tindakan balasan terhadap semikonduktor dan sektor teknologi kunci lainnya.

AS telah memasukkan banyak perusahaan China dalam daftar hitam untuk mencabut akses mereka terhadap chip Amerika dan teknologi canggih lainnya yang menurut mereka dapat digunakan untuk merongrong keamanan nasional AS.

AS juga telah mendorong negara-negara sekutu dan mitra untuk memberlakukan pembatasan terhadap industri teknologi China, dengan Belanda berencana memperkenalkan pembatasan ekspor baru yang ditujukan kepada China pada akhir tahun ini.

China telah menuduh AS berusaha untuk menghambat inovasi China guna menjaga supremasi AS di industri teknologi.