Bappenas: Konsumsi Masyarakat Membaik pada Kuartal IV

-

Berita Baru, Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memperkirakan konsumsi masyarakat kian menggeliat pada kuartal IV 2020. Hal tersebut dikarenakan konsumsi bakal mendapat topangan dari belanja negara hingga libur panjang hasil pergeseran cuti bersama lebaran.

Dari sisi belanja negara, Suharso mengatakan daya dukung fiskal pemerintah terhadap pertumbuhan konsumsi rumah tangga akan serupa dengan kondisi di kuartal III 2020. Ia mencatat belanja pemerintah yang tumbuh mencapai 15,5 persen sampai akhir September 2020 membuat kontraksi pertumbuhan konsumsi rumah tangga berkurang.

Tepatnya, dari minus 5,5 persen menjadi minus 4 persen. Kondisi ini, katanya, akan terulang dengan hasil yang tak begitu jauh.

Berita Terkait :  Ratna Juwita Apresiasi Pengalokasian Dana Covid-19 untuk Pesantren Rp2,6 T
Berita Terkait :  Diduga Hina Ma'ruf Amin, Ja'far Shodiq bin Sholeh Ditangkap Polisi

“Kalau belanja pemerintah masih bisa double digit, misal 14-15 persen, maka dia akan tarik konsumsi rumah tangga, sehingga kontraksinya akan berkurang, mungkin tinggal minus 2 persen sampai minus 3 persen di kuartal IV,” tutur Suharso, Kamis (5/11).

Ia menjelaskan belanja pemerintah mampu menggeliatkan konsumsi rumah tangga karena mayoritas diberikan dalam bentuk perlindungan sosial melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pagunya mencapai Rp203,9 triliun.

“Konsumsi rumah tangga yang sumbangannya 56 persen dari PDB dan terpukul kemarin, kami terus antisipasi dengan bansos,” imbuhnya.

Selain belanja pemerintah, Suharso meramalkan pertumbuhan konsumsi masyarakat juga bisa kembali terangkat berkat libur panjang hasil pergeseran cuti bersama lebaran. Kebijakan pergeseran cuti sempat dikeluarkan dalam rangka menekan potensi penyebaran virus corona.

Berita Terkait :  Kemenag-BUMN Alih Fungsi Asrama Haji Pondok Gede Jadi Ruang Rawat Pasien Covid-19
Berita Terkait :  Kemenag-BUMN Alih Fungsi Asrama Haji Pondok Gede Jadi Ruang Rawat Pasien Covid-19

“Jadi sudah ada libur Natal, Tahun Baru, lalu ada pengganti libur lebaran kemarin, itu semua jadi bisa meningkatkan mobilitas penduduk, mulai sedikit naik dan menggerakkan konsumsi. Tapi yang paling penting, protokol kesehatannya tetap dijaga,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  62 Orang Meninggal Akibat Banjir di Flores NTT

TERBARU