Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gubernur BI Perry Warjiyo, (Foto: Istimewa)
Gubernur BI Perry Warjiyo, (Foto: Istimewa)

Bank Sentral Indonesia, Malaysia, dan Thailand Sepakat Gunaan Mata Uang Lokal



Berita Baru, Jakarta – Bank Indonesia (BI), Bank Negara Malaysia, dan Bank of Thailand sepakat untuk menguatkan kerja sama dalam penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral.

Kesepakatan ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh para Gubernur ketiga bank sentral tersebut, yaitu Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Gubernur Bank Negara Malaysia Abdul Rasheed Ghaffour, dan Gubernur Bank Thailand Sethaput Suthiwartnarueput. Penandatanganan ini dilakukan dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN (AFMGM) di Jakarta.

Perry Warjiyo menjelaskan bahwa kerja sama dalam penggunaan mata uang lokal tersebut merupakan langkah lanjutan dari kerja sama sebelumnya terkait penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi dalam mata uang lokal, yang dimulai sejak tahun 2018.

“LCT merupakan ekspansi dari LCS, menggunakan mata uang lokal yang tidak hanya untuk transaksi perdagangan dan investasi, tapi juga transaksi sistem pembayaran lintas batas,” ujarnya dalam acara MoU LCT.

Lebih lanjut, Perry menekankan bahwa kesepakatan ini akan berkontribusi dalam mendorong stabilitas ekonomi makro dan sistem keuangan, serta membantu melindungi negara-negara berkembang dari dampak gejolak eksternal yang semakin meningkat.

“Nota Kesepahaman ini mencerminkan upaya berkelanjutan dari ketiga bank sentral untuk lebih meningkatkan kerangka kerja mata uang lokal yang sudah ada, dengan memperluas penggunaan mata uang lokal yang mencakup transaksi giro, neraca modal, dan neraca keuangan,” tambahnya.

Ketiga bank sentral ini juga menggambarkan komitmen mereka untuk memperkuat penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral antar negara tersebut. Kesepakatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi stabilitas pasar keuangan dan perkembangan pasar keuangan lokal di ketiga negara.