Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Benermeriah

Abuya Sarkawi: Revolusi Mental Sejalan dengan Visi Bener Meriah



Berita Baru, Banjarbaru – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Komolo menyebut gerakan revolusi mental harus dimulai dari diri sendiri atau individu masing-masing yang ditandai dengan kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi alam dan kondisi sosial.

Hal itu diungkapkannya pada Pembukaan Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kantor Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Kamis (19/09).

“Revolusi mental harus kita mulai dengan diri kita sendiri, harus melihat pimpinan kita, keberagaman kita, kepedulian kita”. Kata Tjahjo.

Menurutnya, gerakan ini bersumber dari gerakan Indonesia melayani, bersih, mandiri, bersatu, yang tercermin dari semangat gotong royong dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi Abdushamad. Pria yang terkenal dengan panggilan Abuya Sarkawi itu terlihat duduk di barisan depan bersama jajaran kepala daerah lain dari berbagai penjuru tanah air.

Setelah menyimak pidato Mendagri dalam sesi pembukaan, Abuya Sarkawi menilai bahwa prinsip-prinsip dasar Gerakan Revolusi Mental sejalan dengan visi Kabupaten Bener Meriah.

“Prinsip Revolusi Mental itu melayani, bersih dan bersatu. Sedangkan visi Bener Meriah juga melayani, bersahabat dan bersatu. Jadi ini sejalan”. Tutur Abuya Sarkawi.

Paradigma pemerintah saat ini, lanjutnya, adalah melayani bukan dilayani. Pemerintah yang melayani akan tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang efektif, efisien serta profesional. Hal ini telah dilakukan di Bener Meriah dan harus selalu kita kawal agar konsisten dan makin berkualitas.

Abuya menambahkan bahwa selain menyangkut aspek pemerintahan, Gerakan Revolusi Mental itu juga berkaitan langsung dengan aspek individual.

“Revolusi mental ini harus kita mulai dari diri kita sendiri, keluarga, tetangga, tentang keberagaman kita serta tentang kepedulian kita terhadap sesama”. Tutur Abuya Sarkawi.