Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Fadliyanto Mohi
Fadliyanto Mohi

Bersinar untuk Desa Sondana Bersama Fadliyanto Mohi



Berita Baru, Bolsel – Fadliyanto Mohi salah satu Calon Sangadi yang turut meramaikan pesta demokrasi enam tahunan di Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada 18 Mei 2022 mendatang.

Dia memiliki slogan “bersinar” dengan arti: bersih, melayani, membangun dan transparan.

Fadli sapaan akrabnya menuturkan sebelum memastikan maju Calon Sangadi Desa Sondana dirinya sudah berbekal mantan ketua badan permusyawaratan desa (BPD). Dia pun mengemukakan alasan memilih mundur sebagai orang nomor dua di desa itu.

“Tentu kalau Sangadi kewenangannya lebih besar. Ada banyak hal yang ingin saya lakukan jika dikehendaki menjadi Sangadi, terutama dalam rangka membangun Desa Sondana lebih terencana,” ujar Fadli, Minggu (8/5).

Alumni Mahasiswa Hukum Universitas Ichsan Gorontalo ini mengungkapkan, terdapat beberapa hal subtansial yang wajib didorong bila dirinya diamanahkan memimpin Desa Sondana. Pertama, meningkatkan kualitas setiap aparat desa.

“Kemampuan aparat desa perlu dikuatkan, seperti bagaimana mereka menjalankan tugas dan fungsinya. Kualitas pelayanan yang bersih harus ditingkatkan, utamanya dari sisi administrasi,” ujar Calon Sangadi nomor urut 4 ini.

Kedua adalah melayani masyarakat berdasarkan aturan yang berlaku secara jujur dan adil. “Misalnya pelayanan administrasi yang cepat dan tepat tanpa adanya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).”

Ketiga adalah mengembangkan infrastruktur desa hingga menggali sejumlah potensi pendapatan asli desa (PAD) yang nantinya dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes). Selanjutnya, mengembangkan sumberdaya manusia dan fasilitas di bidang pendidikan, keagamaan, olahraga, perikanan, pertanian, karang taruna, kesenian dan kebudayaan.

“Hal-hal prioritas di desa akan juga diusulkan di setiap kegiatan kecamatan hingga kabupaten,” kata Fadli.

Keempat adalah soal transparansi. Menurutnya, menjalankan roda pemerintahan desa yang transparan adalah sebuah kewajiban. Semisal memberikan informasi kepada masyarakat ihwal penggunaan anggaran, baik lewat papan pengumuman hingga media sosial atau website desa.

“Bukan hanya itu masyarakat wajib memberikan kritik dan saran sebagai upaya meningkatkan kinerja pemerintah desa,” ujarnya.

Di akhir wawancara Fadli menambahkan, Pemilihan Sangadi (Pilsang) hanyalah ajang untuk memilih memimpin, sehingga jangan kemudian momentum tersebut bakal merenggut nilai-nilai kemanusiaan antar sesama masyarakat Desa Sondana.