Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

KLHK: Asap Karhutla Belum Melintas ke Malaysia dan Singapura
Ilustrasi kabut asap karhutla (foto: istimewa)

KLHK: Asap Karhutla Belum Melintas ke Malaysia dan Singapura



Berita Baru, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bahwa hingga saat ini, belum terjadi asap karhutla yang melintas ke Malaysia atau Singapura. Pernyataan ini didasarkan pada data dari ASEAN Specialised Metrology Center (ASMC) dan data satelit Himawari milik BMKG.

Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dewanti, menjelaskan, “Ini yang banyak dibicarakan adalah citra sebaran asap, yang kemudian mungkin isunya menjadi transboundary haze pollution atau kabut asap lintas batas. Sampai dengan hari ini, 7 Oktober pagi, baik berdasarkan data ASMC dan data BMKG yang menggunakan Himawari, menunjukkan bahwa belum terjadi asap lintas batas.”

Laksmi mengakui potensi asap lintas batas ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura tetap ada, terutama karena kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia seperti Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Namun, hingga saat ini, asap lintas batas tersebut belum terdeteksi. Hal ini dapat dijelaskan oleh arah angin di Indonesia yang cenderung berembus dari arah tenggara ke arah barat laut atau utara.

KLHK terus memantau dan menelusuri kondisi terkini terkait sebaran asap dengan mengacu pada data dari ASMC dan satelit Himawari BMKG. Semua temuan ini berdasarkan ilmu dan data, serta menjadi pedoman dalam menentukan sikap KLHK.

Singapura dan Malaysia sebelumnya telah menyampaikan kekhawatiran terkait penurunan kualitas udara akibat asap dari karhutla di Indonesia. Badan Lingkungan Hidup Nasional (National Environment Agency/NEA) Singapura mencatat peningkatan signifikan jumlah hotspot di Sumatera, sementara Malaysia telah mengirim surat ke pemerintah Indonesia sebagai langkah dalam mengatasi masalah kabut asap lintas batas.