Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Israel, AS berhasil melakukan uji coba rudal Arrow-3 di atas Alaska. Foto: KEMENTERIAN PERTAHANAN ISRAEL via JPost.com
Israel, AS berhasil melakukan uji coba rudal Arrow-3 di atas Alaska. Foto: KEMENTERIAN PERTAHANAN ISRAEL via JPost.com

Jerman Dikabarkan Setuju Beli Misil Arrow-3 Israel



Berita Baru, Berlin – Parlemen Jerman dikabarkan setuju beli misil Arrow-3 Israel dengan pembayaran di muka untuk akuisisi sistem pertahanan udara yang canggih itu dalam kesepakatan senilai hampir empat miliar euro ($4,3 miliar), Rabu (14/6).

Sistem pertahanan Arrow-3 jarak jauh dirancang untuk menghancurkan rudal balistik di atas atmosfer Bumi dan dilaporkan cukup kuat untuk menawarkan perlindungan ke negara-negara tetangga Uni Eropa Jerman.

Menurut laporan kantor berita lokal dengan mengutip seorang komite anggaran dan sumber parlemen, yang dikutip Reuters, komite anggaran di majelis rendah parlemen Jerman memberikan lampu hijau pada hari Rabu (14/6) untuk pembayaran awal sebesar 560 juta euro ($607 juta), lapor organisasi berita, mengutip seorang anggota komite anggaran dan sumber.

Pengumuman tersebut menandai perubahan besar bagi Jerman setelah bertahun-tahun kekurangan investasi dalam angkatan bersenjatanya dan terjadi di tengah perang Rusia di Ukraina, yang telah mengungkap kekurangan sistem pertahanan udara berbasis darat di negara-negara Barat untuk melawan serangan rudal dan pesawat tak berawak.

Dana untuk pembelian sistem Arrow-3 akan berasal dari dana 100 miliar euro ($108 miliar) yang diresmikan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz untuk meningkatkan pertahanan negara setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Berlin bertujuan untuk mencapai kesepakatan pemerintah-ke-pemerintah dengan Israel tentang pembelian sistem Arrow-3 pada akhir tahun ini, menurut dokumen pengadaan oleh kementerian keuangan yang disiapkan untuk parlemen.

Tetapi Jerman dapat kehilangan sebagian atau seluruh pembayaran di muka jika kesepakatan itu gagal, menurut surat kabar, karena dana awal akan digunakan untuk mengkompensasi Israel atas biaya yang dikeluarkan saat itu.

Jika kesepakatan berjalan sesuai rencana, kontrak akan ditandatangani pada akhir tahun 2023.

Berlin mengharapkan sistem Arrow-3 akan dikirimkan pada kuartal terakhir tahun 2025. Pembayaran awal dimaksudkan untuk menyiapkan manufaktur dan produksi di Israel.

Scholz mengatakan pada konferensi pers pemerintah sebelumnya pada hari Rabu bahwa investasi adalah “proyek besar yang tidak hanya berhubungan dengan Jerman sendiri”.

Ditanya apakah menurutnya ada risiko dalam melakukan pembayaran awal, Scholz mengatakan hal-hal “berkembang sedikit demi sedikit dan kami yakin semuanya juga akan disetujui”.

Menurut sebuah laporan di surat kabar Tagesspiegel Jerman, kantor audit federal telah memperingatkan agar tidak mengeluarkan dana sebelum pekerjaan konstruksi awal untuk sistem tersebut selesai di Jerman.

Jerman telah memimpin dorongan untuk meningkatkan pertahanan udara NATO di Eropa setelah melihat serangan rudal tanpa henti Rusia di Ukraina, mendesak sekutu untuk membeli sistem pencegahan bersama.

Lebih dari selusin negara Eropa sejauh ini telah menandatangani apa yang disebut European Sky Shield Initiative.