Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Cak Imin Beri Sinyal Ingin Bertemu Ketum PBNU Gus Yahya

Cak Imin Beri Sinyal Ingin Bertemu Ketum PBNU Gus Yahya



Berita Baru, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku ingin bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

“Ya pastilah (ingin bertemu). Ketemu atau tidak ketemu itu kan soal teknis ya,” kata Ketum PKB yang akrab disapa Cak Imin itu, di DPP PKB, Jumat (4/8).

“Tapi prinsipnya adalah perjuangan kultural, perjuangan sosial, dan keagamaan ada di sana (PBNU). Perjuangan politik ada di sini (PKB). Jadi tidak ada yang perlu dibahas,” ujarnya.

Menurut Cak Imin, baik PBNU maupun PKB akan mendapat penghormatan dari kedua belah pihak jika memperlihatkan hasil kerjanya. Ia mengaku akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapat penghormatan itu.

“Sekarang siapa yang paling produktif, itu yang akan mendapatkan penghormatan. Kalau PBNU produktif, kita hormat dan salut. Kalau kita produktif, hasil pemilu bagus pasti kita mendapat penghormatan dari teman-teman PBNU,” ujarnya.

Cak Imin juga angkat suara terkait PKB yang dianggap akan pakai daya tarik PBNU untuk kepentingan Pilpres 2024. Menurutnya, PKB juga merupakan bagian dari PBNU.

“Penegasan NU-PKB, PKB-NU itu kan penguatan bagi kader-kader di bawah untuk terus solid, rapatkan barisan, pemilu sudah semakin dekat. Itu sebetulnya penegasan komitmen juangnya, komitmen juang ke NU-an. Karena PKB ini banyak mandat perjuangan NU,” katanya.

Sebelumnya, mantan Juru Bicara Gus Dur Adhie Massardi mengatakan sejak awal berdiri PKB tak pernah berseberangan dengan PBNU. Adhie menyebut saat ini PKB dan PBNU hanya bertolak belakang, namun bakal bertemu pada titik tengah.

“PBNU tidak pernah berseberangan dengan PKB, faktanya hari ini adalah PBNU dan PKB itu bertolak belakang. PBNU menghadap Timur, sedangkan PKB menghadap Barat,” ujar Adhie pada kesempatan yang sama.

Adhie mengungkapkan bahwa Gus Dur pernah berpesan bahwa PKB dan PBNU akan bertemu di tengah-tengah meskipun jalan yang ditempuh berbeda.

“Nah, tapi saya bilang, dulu Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berpesan kalau PBNU istiqamah di jalan yang lurus, PKB istiqamah di jalan yang lurus juga. Karena bumi itu bulat, InsyaAllah akan bertemu di tengah” ujarnya.