Berita

 Network

 Partner

Yuk, Belajar tentang Pacaran Sehat dari 4 Drama Korea Ini!

Yuk, Belajar tentang Pacaran Sehat dari 4 Drama Korea Ini!

Berita Baru, Entertainment – Selain menampilkan problem asmara, drama Korea juga kerap menyuguhkan hubungan pacarana yang sehat dan inspiratif, bukan sekadar romantisme belaka. Seperti apa pacaran sehat yang ditampilkan, dan apa saja drama yang perlu kamu tonton untuk belajar tentang pacaran yang sehat? Ini dia, 4 drama Korea yang menceritakan pacarana sehat!

Run ON

Yuk, Belajar tentang Pacaran Sehat dari 4 Drama Korea Ini!

Drama ini mengisahkan tentang Ki Sun-kyum (Im Si Wan), mantan pelari yang memutuskan untuk pensiun karena tak lagi merasa bahagia. Ia bertemu dengan Oh Mi-joo (Shin Se-kyung), seorang penerjemah film yang berjiwa bebas. Dunia mereka begitu berbeda, namun Sun-kyum begitu mencintai Mi-joo.

Yang bikin dua pasangan ini tergolong dalam pacaran sehat adalah keduanya membangun hubungan secara realistik. Mereka tak jatuh cinta pada pandangan pertama, namun setelah saling mengenal satu sama lain dan saling memahami mimpi serta perjuangan masing-masing.

Berita Terkait :  5 Drama Korea Terlucu yang Bakal Bikin Kamu Ketagihan

Dari perjalanan saling mengenal itulah, keduanya berakhir dengan saling jatuh cinta. Ini mirip dengan karakter Nam Se-hee dan Yoon Ji-ho dalam Because This Is My First Life. Jangan lewatkan Run On dan saksikan betapa drama ini punya cerita yang mendalam!

When the Camellia Blooms

Yuk, Belajar tentang Pacaran Sehat dari 4 Drama Korea Ini!

Film peraih penghargaan Baeksang Awards 2020 ini menceritakan tentang Hwang Yong-sik (Kang Ha-neul) dan Dong Baek (Gong Hyo-jin), sepasang kekasih yang tinggal di pinggir kota. Yong-sik jatuh cinta pada Dong Baek, seorang ibu tunggal yang ditelantarkan oleh suaminya.

Yong-sik dengan ketulusannya mampu mencintai dan menyinari kehidupan Dong Baek yang hampa setelah putus asa terhadap cinta. Yong-sik menunjukkan upayanya agar Dong Baek mempercayainya.

Poin penting juga, Yong-sik mampu memberi jarak dan memberi ruang bagi Dong Baek ketika perempuan itu mencoba menjalani kehidupannya. Kejujuran Yong-sik juga bikin siapapun yang nonton pasti demen sama karakter satu ini!

Berita Terkait :  8 Film Korea Wajib Tonton di Netflix Saat Ini

It’s Okay, That’s Love

Yuk, Belajar tentang Pacaran Sehat dari 4 Drama Korea Ini!

Masih drama yang diperankan oleh Gong Hyo-jin, kali ini ia berperan sebagai Ji Hae-soo, seorang dokter jiwa yang bertemu dengan Jang Jae-yeol, penulis ternama. Meski awalnya berantem, mereka perlahan akur. Apalagi dengan fakta bahwa pemilik kontrakan rumah Hae-soo adalah Jae-yeol sendiri. Langkah demi langkah, mereka pun berpacaran.

Relasi asmara keduanya tumbuh dengan begitu natural. Meski kerap berbeda pendapat, bertengkar, namun mereka tetap mengendalikan diri dan bersikap dewasa. Mereka saling bersimpati dan saling menolong agar satu sama lain lebih baik.

Uniknya, Jae-yeol dan Hae-soo sama-sama punya trauma. Dengan bagasi masa lalu itu, keduanya berusaha mengatasi dan saling membantu agar pasangan mereka dapat melewati masa-masa sulit itu. Percayalah, dengan bersikap dewasa, hubungan akan terjalin dengan lebih langgeng!

Berita Terkait :  “The Penthouse” 3 Rilis Jadwal Tayang, Siapkan Jantung Kalian!

Reply 1997

Yuk, Belajar tentang Pacaran Sehat dari 4 Drama Korea Ini!

Meski keduanya konyol, tapi dalam satu sisi bisa ditarik bahwa mereka punya jiwa yang dewasa. Yap, itu dia pasangan Sung Shi-won (Jung Eun-ji) dan Yoon Yoon-jae (Seo In-guk). Keduanya bersekolah di SMA yang sama sekaligus teman sejak kecil.

Salah satu poin penting dalam hubungan romantis mereka adalah, Shi-won dan Yoon-jae mengalami nyaris semua masa sulit dan sukses bersama-sama. Ini berkontribusi untuk membuat hubungan mereka kian kuat dan bermakna.

Mereka juga mampu mengkomunikasikan rasa frustasi maupun kemarahan yang dimiliki satu sama lain, sehingga membuat mereka begitu ideal. Belum lagi, keduanya kerap bertingkah konyol dan lucu.

Dari sini kita belajar, kunci pacaran yang sehat adalah: keterbukaan komunikasi, kejujuran, kesalingan, serta jiwa yang tenang dan ikhlas. Gimana menurutmu? Bisakah kamu mempraktekannya?