Yenny Wahid Raih Penghargaan Excellence Award di Singapura

Yeni Wahid
Yenny Wahid menerima penghargaan Rising Women Empowerment Award di Singapura (yennywahid/Instagram)

Beritabaru.co, Jakarta – Perempuan Indonesia dan Singapura menerima penghargaan “RISING Women Empowerment Award 2019” yang dilaksanakan KBRI Singapura dan Her Times Magazine di Mandarin Orchard Hotel, Singapura, Senin (22/7).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 253 orang dari berbagai kalangan, antara lain investor, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat asal Singapura dan Indonesia merupakan yang ketiga kalinya sejak dicanangkan tahun 2017 saat perayaan 50 Tahun Hubungan Bilateral RI-Singapura (RISING).

Yenny Wahid selaku Direktur Wahid Foundation, menerima penghargaan RISING Women Empowerment Award 2019 dalam kategori “Excellence Award”, karena jasa dan kerja kerasnya melakukan pemberdayaan perempuan melalui program Desa Damai bersama Wahid Foundation.

“Banyak karakteristik yang identik dengan perempuan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia saat ini. Seperti soft power, penyabar, gemar bekerjasama dan memecahkan masalah bukan melalui kekerasan,” ujar putri kedua mendiang Gus Dur ini.

Dia menilai, penghargaan itu menjadi dorongan agar dirinya terus melakukan pemberdayaan perempuan di masyarakatnya. Menurutnya, jika seseorang berhasil memberdayakan seorang perempuan maka orang tersebut telah memberdayakan seluruh komunitas.

Berita Terkait :  Lampung Tawarkan 7 Proyek Investasi dalam Road to Indonesia Investment Day

“Kami percaya bahwa kesetaraan gender adalah pendorong kemajuan di semua sektor pembangunan di seluruh dunia. Dibutuhkan sebuah desa untuk memberdayakan seorang wanita, tetapi begitu Anda memberdayakan seorang wanita, Anda memberdayakan seluruh komunitas,” tulis Yenny di akun Instagramnya.

Penghargaan Rising Women Empowerment dimaksudkan untuk mendekatkan masyarakat kedua negara yang memiliki kepedulian terkait pemberdayaan perempuan. Sehingga, para tokoh yang mendapatkan penghargaan ini diharapkan melanjutkan kerjanya, yakni membuat program pemberdayaan perempuan di tingkat regional.

Sebanyak 12 penerima penghargaan, tujuh di antaranya adalah warga negara Indonesia dari latar belakang yang berbeda-beda. Tujuh perempuan hebat itu adalah Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini), Puan Maharani Nakshatra Kusyala (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia), Yenny Wahid (Aktivis Sosial dan Politik), Dewi Fortuna Anwar (Profesor Riset di Pusat Penelitian untuk Studi Politik-Institut Ilmu Pengetahuan Indonesia).

Selain itu, Rina Ciputra (Commissioner dari PT Ciputra Development Tbk), Carmelita Hartoto Hardikusumo (President Direktur PT Andhika Lines), dan Anak Agung Ayu Manik Mulyaheni (Co-founder Citra Kartini Indonesia Foundation/CIRI).

Berita Terkait :  Aksi Jalan Kaki Petani Deli Serdang tidak Mendapat Empati Negara

Penerima penghargaan dari luar warga Indonesia adalah Michelle Cheo Hui Ning (CEO dan Eksekutif Direktur dari Mewah Grup), Gan See Khem (Ketua Eksekutif dan Direktur Pelaksana Health Management International Ltd.), Tan Hooi Ling (Co Founder Grab), Fiona Chaw Jaw Shing (CEO dari AIMCO Grup), dan Yeo Yann Yann (aktris yang berbasis di Singapura, Pemenang Golden Horse Award).

Pemberian penghargaan Women Empowerment Award 2019 didahului dengan forum diskusi mengenai Water, Earth, and Women. Kegiatan ini menghadirkan keynote speaker Mahaswi Swajaya serta narasumber lainnya: Yenny Wahid, Director, The Wahid Institute; Georgette Tan, President, UN Women Singapore Committee; dan Esther An, Chief Sustainability Officer, CDL. [Chill]

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan