Yenny Wahid Optimis Garuda Indonesia akan Kembali Berjaya

(Foto: Liputan 6)

Berita Baru, Jakarta – Komisaris Independen PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Yenny Wahid, optimis Garuda Indonesia akan kembali meraih The Best Flight Attendant In the World, jika semua crew bertekad dan bekerja keras.

Hal tersebut disampaikan Yenny Wahid saat menghadiri acara silaturahmi dengan awak kabin perempuan Garuda Indonesia pada Rabu, (26/2). Putri Presiden Republik Indonesia keempat ini berjanji untuk mengangkat kinerja maskapai nasional terbesar ini dari keterpurukan. 

Melalui postingan yang diunggah di akun isntagramnya pada hari Kamis (27/2), Yenny menceritakan bagaimana pertemuannya dengan awak kabin Garuda. Mulai curhatan para crew yang menangis prihatin karena kondisi Garuda yang sempat terpuruk sampai pelecehan oleh penumpang.

Yenny memperingatkan bahwa seluruh karyawan dan krew harus mengikuti aturan perusahaan yang dijabarkan dalam SOP.

“Silaturahmi dengan para awak cabin Garuda kemarin berlangsung seru. Banyak hal yang kita bahas.. mulai dari isu yang meresahkan akhir akhir ini sampai tekad para crew untuk bersama-sama membesarkan Garuda kedepan. Banyak cabin crew yang curhat sampai menangis karena prihatin dengan kondisi yang pernah terjadi, bahkan ada yang sampai dilecehkan penumpang karena imej cabin crew Garuda yang sempat terpuruk.” Begitu bunyi caption dalam postingannya.

Bersamaan dengan sikap optimis Yenny, Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk melunasi utang-utang Garuda, salah satunya melalui utang baru.

Berita Terkait :  Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia

Irfan mengatakan hal tersebut saat melakukan kunjungan ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jumat lalu. Saat ini para direksi Garuda Indonesia sedang mengupayakan negosiasi dengan mencari utang baru.

Namun, dalam konferensi pers bersama Yenny Wahid dan Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Triawan Munaf mengatakan bahwa direksinya tetap optimistis dengan melakukan diskusi dengan berbagai pihak, terkait utang.

“Harapan saya karena saya sebagai komisaris independen yang mewakili publik, maka ada suara publik yang harus didengar. Perbaikan kinerja dari Garuda Indonesia secara keseluruhan sebagai Full Service Airline, tentu kita memberikan pelayanan yang baik,” kata Yenny.

Tinggalkan Balasan