Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Xi Jinping menyampaikan pidato penting dalam pertemuan peringatan yang menandai 50 tahun pemulihan kursi sah Republik Rakyat China di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di Beijing pada 25 Oktober 2021. (Xinhua/Li Xueren)
Xi Jinping menyampaikan pidato penting dalam pertemuan peringatan yang menandai 50 tahun pemulihan kursi sah Republik Rakyat China di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di Beijing pada 25 Oktober 2021. (Xinhua/Li Xueren)

Xi Jinping: China dan AS Harus Menemukan Cara untuk Akur

Berita Baru – Presiden China Xi Jinping mengatakan China dan Amerika Serikat (AS) harus “menemukan cara untuk akur” dalam rangka menjaga perdamaian dan pembangunan dunia.

Kata-kata damai pemimpin China itu menyusul setelah berbulan-bulan ketegangan antara China dan AS atas apa yang dilihat AS sebagai sikap China yang semakin agresif terhadap Taiwan, dan penolakan China untuk mengutuk perang Rusia di Ukraina.

Xi mengamankan masa jabatan ketiga sebagai pemimpin China pada hari Minggu.

Ia menegur AS atas apa yang disebutnya “campur tangan asing” terekait persoalan Taiwan dan mengatakan China tidak akan pernah melepaskan hak untuk menggunakan kekuatan untuk menyatukan pulau itu dengan daratan.

“Dunia saat ini tidak damai atau tenang,” tulis Xi dalam surat ucapan selamat kepada gala tahunan Komite Nasional Hubungan AS-China, lapor penyiar negara China CCTV, Kamis (27/10).

“Sebagai kekuatan besar, memperkuat komunikasi dan kerja sama antara China dan AS akan membantu meningkatkan stabilitas dan kepastian global, serta mempromosikan perdamaian dan pembangunan dunia,” kata Xi dalam pesannya kepada organisasi nirlaba yang berbasis di New York, dikutip dari Al Jazeera.

Xi menambahkan bahwa China “bersedia bekerja dengan AS untuk saling menghormati, hidup berdampingan secara damai… (dan) menemukan cara untuk bergaul di era baru”.

Melakukan hal itu “tidak hanya akan baik untuk kedua negara, tetapi juga bermanfaat bagi dunia”, tulis Xi.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan bulan ini bahwa China adalah satu-satunya pesaing AS “dengan maksud untuk membentuk kembali tatanan internasional dan, semakin, kekuatan ekonomi, diplomatik, militer dan teknologi untuk memajukan tujuan itu”.

Selama pertemuan dengan pejabat pertahanannya pada hari Rabu, Biden mengatakan AS tidak mencari konflik dengan China dan Presiden Xi mengetahui fakta itu, menurut Associated Press.

Biden mengatakan bahwa dia telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk berbicara dengan Xi daripada para pemimpin dunia lainnya sejak dia menjadi wakil presiden dan bahwa AS akan “secara bertanggung jawab mengelola persaingan yang semakin ketat dengan China” dan di kawasan Indo-Pasifik juga “membangun koalisi baru yang berkomitmen. menuju dunia yang bebas”.

“Kita harus mempertahankan, seperti yang saya katakan, keunggulan militer kita. Tapi kami memperjelas bahwa kami tidak mencari konflik,” kata Biden.