Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Wow, Peneliti Ubah Botol Plastik Jadi Perasa Vanila
Peneliti Ubah Botol Plastik Jadi Perasa Vanila/Doc. Ubergizmo

Wow, Peneliti Ubah Botol Plastik Jadi Perasa Vanila

Berita Baru, Inovasi – Sekelompok peneliti berhasil berhasil mendaur ulang botol plastik dan mengubahnya menjadi vanillin atau penguat rasa vanila.

Berdasarkan laporan Ubergizmo, penemuan ini didasarkan pada upaya penelitian sebelumnya yang menghasilkan penciptaan enzim mutan yang membantu “memakan” plastik dan dapat mengubah botol plastik kembali menjadi unit dasarnya, asam tereftalat (TA).

Para peneliti kemudian mengambil TA itu dan mengubahnya menjadi vanilin, bahan kimia yang digunakan tidak hanya dalam makanan, tetapi juga kosmetik dan obat-obatan.

Mengingat ide mendaur ulang botol plastik dan kantong plastik,  selama ini sepertinya hanya terdengar bagus di atas kertas. Tetapi kenyataannya tidak semudah itu. Hal ini karena terkadang membutuhkan lebih banyak energi untuk mendaur ulang daripada yang dibutuhkan untuk memproduksinya, dan seperti yang terjadi, pada kenyataannya plastik cenderung kehilangan 95% nilainya sebagai bahan setelah sekali pakai.

Secara alami, faktor-faktor ini berpotensi menghambat daur ulang, tetapi bagaimana jika ada efek samping atau manfaat (selain menyelamatkan planet kita) dari daur ulang? Itu bisa membantu mendorongnya untuk mendaur ulang, dan itulah yang telah dilakukan para peneliti dalam penelitian ini di mana mereka berhasil mendaur ulang botol plastik dan mengubahnya menjadi vanilin.

“Artinya, dengan menciptakan produk sampingan yang bermanfaat sebagai hasil dari daur ulang, daur ulang dapat menghasilkan potensi pendapatan, di mana pabrik daur ulang dapat memperoleh uang dengan menjual bahan kimia ini ke industri lain,” ungkap laporan tersebut, dikutip Berita Baru, Rabu (16/6/21).

Karena penelitian tersebut masih dikembangkan, hingga saat ini penelitian tersebut belum cukup siap untuk dipublikasikan. Para peneliti saat ini berencana mengutak-atik bakteri untuk membantu meningkatkan tingkat konversi lebih lanjut.