Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

WHO Klaim Belum Ada Kasus Kematian Akibat Varian Omicron

WHO Klaim Belum Ada Kasus Kematian Akibat Varian Omicron

Berita Baru, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, walaupun sudah cukup banyak negara yang mendeteksi Omicron, namun belum ada satu pun kasus kematian yang dilaporkan terkait varian tersebut.

WHO menyerukan kembali pihak berwenang di seluruh dunia untuk membendung penyebaran jenis COVID-19 yang memiliki banyak mutasi ini.

Amerika Serikat dan Australia menjadi dua negara terbaru yang mengonfirmasi penularan lokal Omicron. Sementara Norwegia mencatat 17 kasus Omicron terkait perayaan pesta Natal.

WHO mengungkapkan, butuh waktu untuk menentukan seberapa parah tingkat penularan Omicron bila dibanding varian-varian lain. Mereka juga tengah menyelidiki apakah varian ini menyebabkan gejala parah, dan seberapa efektif vaksin untuk melawannya.

“Kami akan mendapatkan jawaban yang dibutuhkan semua orang di luar sana,” kata Direktur Kedaruratan WHO, Michael Ryan, dilansir dari Antara, Sabtu (4/12).

Jumat kemarin, WHO mengaku belum menerima satu pun laporan kematian terkait Omicron. Namun, penyebaran Omicron telah menyebabkan kembali lonjakan kasus harian COVID-19, terutama di benua Eropa.

Dalam sebuah studi pendahuluan oleh para peneliti di Afrika Selatan, varian Omicron ini dilaporkan pertama kali pada 24 November. Penelitian tersebut menunjukkan, varian ini tiga kali lebih mungkin menyebabkan infeksi ulang dibanding Delta atau Beta.

Dokter mengatakan ada lonjakan jumlah anak balita yang dirawat di rumah sakit sejak Omicron muncul. Tetapi dokter juga menekankan bahwa terlalu dini untuk mengetahui apakah anak kecil memang rentan terhadap Omicron.

“Insiden pada balita sekarang tertinggi kedua setelah kelompok usia di atas 60 tahun,” kata Wassila Jassat dari Institut Nasional untuk Penyakit Menular.

Di AS, dua kasus Omicron berasal dari individu yang tidak memiliki riwayat perjalanan internasional baru-baru ini – menunjukkan bahwa Omicron sudah beredar di dalam negeri.

“Ini adalah kasus penyebaran komunitas,” ucap Departemen Kesehatan Hawaii.

Presiden AS Joe Biden pada hari Kamis kemarin mengumumkan rencananya untuk memerangi COVID-19 selama musim dingin, yakni memperkuat pengujian untuk pelancong dan meningkatkan laju vaksinasi.

Template Ads