Waspada COVID-19, Ponpes Al-Ihsan Sampang Tunda Haflatul Imtihan

    Kiai Mahrus Malik, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ihsan Jrangoan, Omben, Sampang (Foto: Beritabaru.co/ Moh Nuruddin)

    Berita Baru, Sampang Massifnya pandemi Corona Virus Diseases (COVID-19) membuat semua pihak khawatir terhadap menyebarnya virus mematikan tersebut, termasuk Pondok Pesantren Al-Ihsan, Kabupaten Sampang.

    Salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Sampang melalui surat edaran resminya menghimbau semua pondok pesantren dan madrasah cabangnya yang tersebar di berbagai wilayah baik Madura, Jawa, dan Kalimantan untuk menunda kegiatan Haflatul Imtihan yang rutin dilaksanakan setiap akhir tahun.

    “Kami imbau madrasah cabang, alumni, dan simpatisan untuk menunda haflah imtihan untuk batas waktu yang tidak ditentukan,” begitu salah satu poin yang tertera di surat edaran PP. Al-Ihsan Jrangoan bernomor 0016/PPA/A.1/III/2020 tersebut.

    Selain itu, dalam surat edaran yang ditandatangani pengasuh Kiai Mahrus Malik, Ketua Umum Kiai Zakaria Mahrus, dan Sekretaris Umum Ust Zainul Arifin tersebut juga menghimbau agar masyarakat tidak panik dan supaya memperbanyak membaca shalawat beserta istighfar.

    “Kami imbau agar masyarakat tetap tenang dan memperbanyak bacaaan shalawat dan istighfar,” begitu bunyi poin keenam dalam edaran yang disebar Rabu, (25/03/2020).

    Surat Edaran yang Dikeluarkan Ponpes Al-Ihsan Jrangoan, Omben, Sampang
    Surat Edaran yang Dikeluarkan Ponpes Al-Ihsan Jrangoan, Omben, Sampang (Foto: Istimewa)

    Menurut Ustad Zainul Arifin, sekretaris umum ponpes Jrangoan menuturkan edaran tersebut dibuat untuk memutus mata rantai penyebaran corona di kawasan pesantren.

    “Biar pesantren yang notabene dihuni ribuan jiwa bisa terselamatkan dari pandemi corona,” tuturnya.

    Dilain pihak, para alumni banyak yang bersyukur atas diterbitkannya surat edaran tersebut, pasalnya selama ini mereka memang menunggu kebijakan Ponpes Pusat tersebut agar bisa melakukan sosialisasi kepada santri dan masyarakat.

    “Alhamdulillah, kami bersyukur atas terbitnya surat edaran tersebut, kami siap mengindahkan.” ungkap salah seorang alumni pengasuh Miftahul Ulum Desa Rahayu Kecamatan Kedungdung. [Moh Nuruddin]

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan