Warga Malaysia Alami Radang Mata Akibat Kabut Asap Karhutla

Kabut Asap
(Foto : Katadata)

Berita Baru, Internasional – Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan adanya sejumlah warga yang mengalami infeksi mata akibat terpapar kabut asap dari wilayah setempat dan Indonesia, hingga hari ini mengalami peningkatan 20 sampai 30 persen. Selain itu, jumlah masyarakat setempat yang mengalami radang saluran pernapasan akibat kabut asap juga bertambah.

“Kami terus memantau tiga penyakit: konjungtivitis (radang selaput bola mata), infeksi saluran pernapasan, dan asma. Kami mencatat ada kenaikan 20 sampai 30 persen pasien yang mengalami kondisi tersebut,” kata Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Seri Dzulkefly Ahmad di Putrajaya, seperti dilansir dari Malaymail Selasa (17/9).

 
Kepala Badan Pakar Mata Kementerian Kesehatan Malaysia, dr. Nor Fariza Ngah, menyatakan terlihat ada benang merah antara pasien penyakit mata dan yang mengalami infeksi saluran pernapasan dan asma. Pemicunya adalah terpapar kabut asap.

Menurut Fariza yang membuka praktik di Rumah Sakit Shah Alam, setiap hari dia menangani 40 pasien yang mengalami infeksi mata akibat terpapar kabut asap. Usianya bervariasi dari mulai anak-anak hingga orang dewasa.

Pemerintah Malaysia kembali menutup 145 sekolah di Selangor karena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan kian parah.

Departemen Pendidikan Selangor menyatakan bahwa dari keseluruhan sekolah tersebut, 23 di antaranya berada di Sepang, 36 di Hulu Langat, 21 di Kuala Langat, 27 di Klang, dan 38 di Petaling Perdana.

Berita Terkait :  Pemuda Muhammadiyah Sebut Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Keputusan ini diambil setelah Kementerian Lingkungan Hidup Malaysia melaporkan bahwa Indeks Polusi Udara (API) di sejumlah daerah di Selangor mencapai tingkat tidak sehat dan sangat tidak sehat.

Sumber : CNN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini