Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Warga Hong Kong Minta Merdeka dari China
Demonstran sedang membawa poster tuntutan kemerdekaan untuk Hong Kong (Foto:CNBC)

Warga Hong Kong Minta Merdeka dari China



Berita Baru, Internasional – Rencana China untuk menerapkan Undang-Undang Keamanan Nasional menunai protes dari rakyat Hong Kong. Mereka menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk menggagalkan RUU tersebut.

Dilansir dari CNBC, Kepolisian Hong Kong mengatakan adanya kemungkinan tumbuhnya aktivitas “terorisme” di tengah maraknya unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Hong Kong.

Hingga saat ini sudah lebih dari 180 orang ditangkap oleh pihak keamanan sejak Minggu (24/05). Kepolisian Hong Kong juga kembali menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran.

“Aksi Terorisme sedang berkembang dan ini membahayakan keamanan nasional. Teriakan ‘kemerdekaan Hong Kong’ oleh warga semakin merajalela.” ujar Sekretaris Keamanan Hong Kong John Lee, dilansir dari Reuters yang dikutip CNBC.

“Hanya dalam beberapa bulan, Hong Kong telah berubah dari salah satu kota teraman di dunia menjadi kota yang diselimuti bayang-bayang kekerasan.” imbuhnya.

Menurut Lee undang-undang keamanan nasional harus diberlakukan untuk melindungi kemakmuran dan stabilitas kota.

Selain UU Keamanan Nasional, massa aksi juga menentang pembatasan yang diberlakukan pemerintah China atas penyebaran wabah virus corona.

Para demonstran dalam aksinya berteriak “Kemerdekaan Hong Kong adalah satu-satunya jalan keluar”.

Sementara, Sekretaris Keuangan Hong Kong Paul Chan juga mengatakanbbahwa UU ini tidak mampu mengembalikan kepercayaan investor dan hanya akan menimbulkan “kesalahpahaman”.

“Pemerintah pusat menyatakan undang-undang ini hanya ditujukan bagi sebagian orang yang diduga mengancam keamanan nasional dan tidak akan mempengaruhi hak masyarakat umum.” ujarnya.