Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Wapres Ma'ruf
Wakil Presiden Ma’ruf Amin lakukan dialog dengan Bupati Lumajang, Satgas Penanganan Bencana Erupsi Semeru, dan perwakilan pengungsi. (Foto: Twitter @Kiyai_MarufAmin)

Wapres Pastikan Pemerintah Segera Bangun Hunian untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru



Berita Baru, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan dialog secara virtual dengan Bupati Lumajang, Satgas Penanganan Bencana Erupsi Semeru, dan perwakilan pengungsi.

“Secara virtual saya bersama Bupati Lumajang, Satgas Penanganan Bencana Erupsi Semeru, dan perwakilan pengungsi berdialog langsung mendengarkan hambatan dan kesulitan yang dihadapi pasca erupsi Gunung Semeru,” tulis Wapres Ma’ruf dalam akun twitternya, Kamis (16/12).

Wapres mengungkap, dirinya berdialog dengan salah satu warga terdampak erupsi bernama Buyati. “Dia tidak bisa menempati rumah yang sudah tertimbun dan berharap agar rumahnya segera diperbaiki kembali,” tuturnya.

“Menanggapi hal ini, saya menjawab bahwa Pemerintah tentu memiliki komitmen kuat untuk menuntaskan dan menangani masalah masyarakat yang terdampak erupsi Semeru. Termasuk penyediaan hunian baru,” imbuh Ma’ruf.

Ia memastikan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menuntaskan dan menangani masalah masyarakat yang terdampak erupsi Semeru, termasuk penyediaan hunian baru.

“Semua sudah disiapkan. Insya Allah tempat tinggalnya akan dibangun, jalan-jalan yang terputus akan diperbaiki, jembatannya juga akan dibuat. Saya berharap jangan lagi merasa sedih dan merasa susah,” terang Ma’ruf.

Terkait lokasi pembangunan hunian bagi para pengungsi, Wapres menuturkan akan dicarikan yang paling aman dan diupayakan masih dekat dengan lokasi tempat tinggal yang lama.

Bahkan Wapres Ma’ruf menyambut baik adanya usulan pemanfaatan perhutanan sosial untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana erupsi Semeru.

“Saya juga menyambut baik adanya usulan pemanfaatan perhutanan sosial untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana erupsi Semeru,” katanya.

Wapres meminta agar semua pihak terkait terus bekerja untuk mewujudkan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak erupsi Semeru, sekaligus penyediaan akses ekonominya.

“Saya telah berkoordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk segera diproses. Saya juga meminta semua pihak terkait terus bekerja untuk mewujudkan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak erupsi Semeru, sekaligus penyediaan akses ekonominya,” tukasnya.

Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12) menyebabkan ribuan orang harus tinggal di posko-posko pengungsian akibat tempat tinggalnya hancur diterjang awan panas dan abu vulkanik.

Berdasarkan data dari BNPB, sejauh ini jumlah lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru adalah 151 titik dengan total pengungsi yang mencapai 10.565 jiwa.