Walikota Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

Virus Corona Iran
Warga Iran mengenakan masker saat keluar rumah, (Foto: The Nation).

Berita Baru, Internasional – Kepala Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementrian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur telah mengumumkan terdapat tambahan tiga belas orang terinfeksi virus corona atau COVID-19 di seluruh Iran, termasuk di ibukota Teheran.

Dengan demikian, jumlah total pasien yang terinfeksi virus menjadi 18 orang, 4 orang di antaranya meninggal.

Kianush Jahanpur menyebutkan bahwa 7 kasus berada di kota Qom, tempat pertama kali virus corona muncul di negara Iran. Kemudian 4 kasus terjadi di Teheran. Lalu 2 kasus lain lagi di provinsi Gilan.

Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi adalah penduduk Qom atau yang mengunjungi kota Qom dalam beberapa hari atau beberapa minggu terakhir.

Menurut siaran televisi pemerintah Iran, pada hari Jumat (21/2), menyebut bahwa dari 18 total terinfeksi COVID-19, satu diantaranya adalah Morteza Rahmanzadeh, walikota distrik 13 ibukota Teheran. Ia saat ini sedang dirawat di rumah sakit setempat.

Sementara itu, Mino Mahrez selaku perwakilan dari Kementerian Kesehatan Iran divisi Penyakit Menular mengatakan bahwa virus corona dapat menyebar ke semua kota di Negara Iran.

Hal itu dikarenakan banyak orang yang baru-baru ini telah melakukan perjalanan dari Qom ke kota-kota lain di Iran, termasuk Teheran, Arak dan Rasht.

Wabah penyakit virus Corona, atau bernama resmi COVID-19 pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, pada akhir Desember 2019. Sejak saat itu, COVID-19 sudah menyebar ke lebih dari 25 negara.

Wabah ini telah menyebabkan lebih dari 75.000 orang terinfeksi di seluruh dunia dan mengakibatkan lebih dari 2.100 orang mengalami kematian


PenerjemahIpung
SumberSputnik News
Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini