Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Wali Kota Depok Tanggapi Statemen Anies Terkait Banjir di Jakarta
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Depok Sri Utomo

Wali Kota Depok Tanggapi Statemen Anies Terkait Banjir di Jakarta

Berita Baru, Depok – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Depok Sri Utomo menanggapi, pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut beberapa titik banjir di Jakarta merupakan kiriman dari Depok.

“Karena cuaca saat ini yang ekstrim dan hujan deras dan lama, maka mengakibatkan kebanyakan air. Jadi, (air) di sungai-sungai, baik Ciliwung, Pesanggrahan dan juga Krukut, itu mengalir dari atas ke bawah,” kata Sri Utomo, Senin (22/02).

Sri menjelaskan, pernyataan Anies Baswedan merupakan suatu kewajaran. Alasannya, karena air memang mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah.

“Karena qadarullah, air akan mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah,” sebutnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut banjir yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta merupakan kiriman air dari Kota Depok melalui, Kali Krukut.

Terutama, di Jalan Sudirman pada Sabtu (20/02).

“Jadi curah hujan yang terjadi di kawasan hulu Kali Krukut yang melintang melintasi Jalan Jendral Sudirman. Di hulunya terjadi curah hujan yang sangat tinggi tercatat 136 mm/hari. Kemudian lintas airnya melewati dua sungai, satu kali Mampang dan dua Kali Krukut. Kedua aliran kali itu bertemu di belakang LIPI. Lalu mengalir ke Sudirman. Jadi saat ini adalah dampak dari air kiriman dari kawasan tengah sekitar Depok,” terang Anies.

Dia memaparkan, jika hujan deras di wilayah Bogor maka, air akan mengalir melalui Sungai Ciliwung.

“Biasanya kalau hujannya di pegunungan (Daerah Bogor) airnya akan lewat Kali Ciliwung, tapi kalau terjadinya hujan deras di kawasan tengah (sekitar Depok) maka lewat ke sungai aliran tengah, yakni kali Krukut ini,” tandas Anies.

Untuk diketahui, Sri Utomo merupakan pelaksana harian tugas Wali Kota Depok. Karena, pelantikan Wali dan Wakil Wali Kota Depok terpilih mengalami penundaan.