Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Wabup Bu Min Nahkodai Forum Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik

Wabup Bu Min Nahkodai Forum Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik

Berita Baru, Gresik – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah terpilih sebagai ketua Forum Bu Nyai Nusantara yang diprakarsai oleh RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) pada musyawarah pembentukan dan penyusunan pengurus yang berlangsung di pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (11/03). 

Dalam pidato perdananya, Wabup Bu Min sapaan akrab Wakil Bupati Gresik menyorot peran orang tua yang diambil alih oleh para Kyai dan Nyai. Menurutnya, sosok Bu Nyai dapat membentuk gambaran perempuan sebagai bagian dari usaha pemberdayaan masyarakat.  

“Orang tua dari santri-santri ini kan sudah menitipkan anaknya untuk diasuh di pesantren untuk belajar hidup. Ada beberapa kajian di NU mengenai multi peran Nyai dalam pesantren. Jadi, mereka ini bukan hanya berkontribusi dalam kepesantrenan dan keagamaan saja, tapi juga dalam budaya, sosial, serta pemberdayaan masyarakat,” terangnya. 

Musyawarah Forum Bu Nyai Nusantara juga dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani, Ketua RMI NU Gresik Akhmad Musfis Salam, Koordinator Bu Nyai Nusantara Gresik, Hj. Ruqoyah serta puluhan ibu-ibu nyai pengasuh pondok pesantren se-Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan pentingnya multi peran para Nyai di pondok pesantren. Menurutnya, pengabdian yang dilakukan mereka merupakan bekal hidup bagi santriwan-santriwati di bawah pengasuhannya.  

“Bu Nyai Nusantara ini adalah sebuah wadah atau organisasi yang diprakarsai oleh RMI. Saya katakan ini sangat luar biasa. Sebab apa, bahwa organisasi Bu Nyai Nusantara ini dibangun untuk merajut kembali silaturrahim para pengasuh pondok pesantren,” kata Gus Yani. 

Lebih jauh, Bupati Gus Yani berharap agar Bu Nyai Nusantara dapat bersinergi membangun anak bangsa dan juga sumber daya manusia lewat tangan-tangan Bu Nyai Nusantara. 

“Pesantren ini adalah penyelenggara fungsi pendidikan berdasarkan kekhasan, tradisi, dan kurikulum pendidikan masing-masing pesantren. Saya berharap dari pesantren ini bisa membentuk santri yang unggul dan mampu menghadapi perkembangan zaman tinggal bagaimana sinergitas antara pemerintah. Saya atas nama pemerintah siap melayani. Disamping itu juga banyak program yang perlu sinkronisasi,” harapnya.  

Menurutnya, yang perlu digaris bawahi adalah subtansi bahwa organisasi Bu Nyai Nusantara ini bisa membantu Pemkab Gresik melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas berlandaskan akhlakul karimah. 

“Kami di pemerintah daerah siap memfasilitasi sehingga program kedepan dapat berjalan,” jelasnya.