Wabah Virus Corona Wuhan Menyebar, Pimpinan WHO Kunjungi China

(Foto : CNBC)

Berita Baru, Internasional – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO/World Health Organization), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus melakaukan kunjungan ke Beijing, China. Ia dijadwalkan bertemu dengan pejabat pemerintah dan lembaga kesehatan China untuk mendiskusikan wabah virus Corona dari Wuhan.

Sebagaimana dilansir dari CNBC, Senin (27/1), WHO sejauh ini menolak untuk menyatakan bahwa penyakit wabah virus Corona sebagai darurat kesehatan global, meskipun penyakit tersebut telah menyebar setidaknya ke 10 negara dan menyebabkan kematian.

Virus ini telah menginfeksi 2.116 orang dan membunuh 56 jiwa. Hingga saat ini virus Corona telah diidentifikasi di Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, Singapura, Nepal, Prancis, Australia, AS dan Kanada.

“Saya sedang dalam perjalanan ke Beijing, China, untuk bertemu dengan Pemerintah & pakar kesehatan yang mendukung tanggapan coronavirus. Rekan-rekan WHO saya & saya ingin memahami perkembangan terkini & memperkuat kemitraan kami dengan China dalam memberikan perlindungan lebih lanjut terhadap wabah,” tulis Ghebreyesus dalam sebuah postingan twitter, Minggu (26/1).

“Kami bekerja 24/7 untuk mendukung China & orang-orangnya selama masa sulit ini & tetap berhubungan dekat dengan negara-negara yang terkena dampak, dengan kantor regional & negara kami sangat terlibat. WHO memperbarui semua negara tentang situasi & memberikan panduan khusus tentang apa yang harus dilakukan untuk merespons,” tulisnya.

Walikota Wuhan mengatakan pada hari Minggu (26/1), ada sekitar 1.000 kasus virus yang dikonfirmasi di kota itu. Sekitar 5 juta orang telah pergi meninggalkan Wuhan sebelum akses perjalanan mulai dibatasi, dan sembilan juta orang saat ini tinggal di sana.

Ketua Komisi Kesehatan Nasional China, Ma Xiaowei, mengatakan bahwa orang yang terinfeksi tanpa gejala dapat menyebarkan penyakit kepada orang lain. “Masa inkubasi virus yang menular kira-kira 10 hingga 14 hari,” katanya.

“Epidemi telah memasuki periode yang lebih serius dan kompleks,” seraya menambahkan bahwa laju epidemi semakin cepat dan akan terus berlanjut.

WHO mengatakan perlu adanya lebih banyak data sebelum menyatakan bahwa virus yang menyebar melalui kontak antar manusia itu merupakan darurat kesehatan global. “Jangan salah: Ini darurat di China, tetapi itu belum menjadi darurat kesehatan global. Mungkin belum menjadi satu.” Kata Ghebreyesus, Kamis (23/1).

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini