Ungguli Saudi Aramco, Apple Jadi Perusahaan Paling Bernilai Di Dunia

Berita Baru, Internasional – Raksasa telekomunikasi Apple merilis laporan fiskal keuanggan kuartal ketiga 2020 dan menunjukkan bahwa pendapatannya meningkat sebesar 11% dari tahun ke tahun meskipun berada di tengah krisis global akibat pandemi virus korona.

Dari laporan itu, maka Apple kini tercatat sebagai perusahaan publik yang paling bernilai di dunia. Bahkan, menurut penutupan pasar pada Jumat (31/7), Apple telah melampaui raksasa perusahaan minyak Arab Saudi, Saudi Aramco.

Dilansir dari Sputnik, pada 31 Juli, saham Apple naik 10%, ditutup dengan rekor kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,84 triliun. Sementara Saudi Aramco mencatat kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,76 triliun. 

Ini menandai pertama kalinya Apple benar-benar berhasil melampaui raksasa minyak nasional Arab Saudi sejak debut pasar perusahaan pada bulan Desember.

Menurut pernyataan Apple, dalam kuartal fiskal ketiga 2020 yang berakhir pada Juni, Apple menghasilkan US$ 59,7 miliar, 60% di antaranya didapatkan dari penjualan internasional.

Catatan ini menandakan adanya peningkatan dari kuartal fiskal kedua yang diterbitkan pada bulan April, di mana hanya menunjukkan peningkatan 1% dari periode yang sama tahun lalu.

Berita Terkait :  Dampak Virus Corona, Apple Tutup Semua Kantor dan Ritelnya di China

Saham Apple kini telah meningkat lebih dari 44% meskipun terjadi pelambatan akibat pandemi coronavirus.

Akan tetapi, menurut analisis terbaru dari peneliti pasar Canalys, di pasar ponsel pintar, Apple masih di berada belakang Huawei.

Pada kuartal kedua 2020, raksasa teknologi China Huawei menjadi penjual ponsel pintar terbesar di duni, melampaui semua pesaingnya, termasuk Apple dan Samsung.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan