Berita

 Network

 Partner

Ketua PC Pergunu Gresik
Ketua PC Pergunu Gresik, Syamsul Anam, (Foto: Rifqi/Beritabaru.co).

UN 2020 Ditiadakan, Pergunu Gresik Berharap Ada Assesmen Selevel

Berita Baru, Gresik – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi meniadakan Ujian Nasional (UN) tingkat SD, SMP dan SMA. Penundaan dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang kian meluas.

Keputusan tersebut sontak menuai tanggapan salah satunya dari Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdhatul Ulama (PC Pergunu) Gresik. Ketua PC Pergunu Gresik, Syamsul Anam menerima keputusan tersebut.

“Berkaitan dengan pembatalan UN, PC Pergunu Gresik cukup bisa menerima dan memahami. Karena situasi memang tidak memungkinkan. Tetapi dengan catatan apabila situasi sudah kondusif dan memungkinkan tetap harus ada evaluasi akhir,’ katanya keparda Beritabaru.co, Selasa (24/3).

Ia juga berharap, sebisanya dilaksanakan assesmen yang selevel dengan UN agar siswa atau siswi mendapat Nilai Ujian Nasional (NUN) di setiap jenjang. Sehingga kelak tidak terjadi ketimpangan sejarah pada jenjang pendidikan. Apalagi, saat ini SMK telah melaksanakan UN.

Berita Terkait :  Bawaslu Didik Ratusan Kader Pengawas Partisipatif di Gresik

“Jangan sampai nanti ketika ganti struktur pemerintahan, kebijakan berubah. Untuk melamar pekerjaan harus punya NUN atau yang sejenis. Tetapi satu angkatan ini tidak memiliki, sehingga tidak memenuhi syarat,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, dari pemberitaan Beritabaru.co, melalui rapat konsultasi antara Komisi X DPR RI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada Senin (23/3), memutuskan untuk meniadakan Ujian Nasional (UN).