Uang Palsu beredar di Tuban, Salon Sukis Jadi Korban

-

Beritabaru.co, Tuban. – Telah beredar uang palsu di kabupaten Tuban. Kejadian itu diketahui dari postingan facebook Sukis Ferdianto, pemilik salon Sukis, di desa Sumurgung, kecamatan Montong.

Di laman media sosialnya, Sukis, menulis kekecewaannya. “Ya Allah uang palsu, entah siapa yang tega bayar pakek uang palsu,” tulisnya sambil memasang poto selembar uang palsu pecahan Rp100 ribu (06/07/2019).

Saat dikonfirmasi beritabaru.co, via Messenger, Sukis membenarkan postingan tersebut. Awalnya dia tidak mengetahui bahwa uang miliknya tersebut palsu. Sukis baru tahu uang dari salah satu pelangganya tersebut palsu, setelah berbelanja di swalayan yang ada di Bojonegoro.

“Iya Mbak bener, itu uang palsu. Aku tiap kerja kan kalau rame langsung tak taruh di dompet (uangnya). Terus baru tahu pas mau belanja di Bojonegoro, setelah diperiksa pakai pendeteksi uang, ternyata uang yang saya bawa palsu. Kalau diamati sih memang beda sama uang aslinya,” ungkap, Selasa (09/07/2019).

Berita Terkait :  Belajar ke Cilacap, Warga Terdampak Pembangunan Kilang Tuban Puas

Kendati kecewa, Sukis tidak akan melapor polisi. Ia menganggap kejadian ini sebagai pelajaran dan akan lebih berhati-hati.

Berita Terkait :  65 dari 90 ODP di Tuban Sudah Bebas Pemantauan

“Gak usah lapor polisi Mbak, ya saya berharap masyarakat lebih berhati-hati. Soalnya sebelumnya (di Montong) tidak ada kejadian semacam ini. Saya mau beli alat pendeteksi uang saja,” pungkasnya. [Nadya]

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Kepala BPJS Bojonegoro; Socorejo Mampu Jadi yang Terbaik Nasional Desa Sadar Jamsos

TERBARU

Facebook Comments