Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Tumpukan Sampah Resahkan Warga, Anggota DPRD Gresik Langsung Turun Tangan

Tumpukan Sampah Resahkan Warga, Anggota DPRD Gresik Langsung Turun Tangan



Berita Baru, Gresik – Tumpukan sampah di sekitar jalan raya Kecamatan Menganti Gresik belakangan meresahkan warga, sampah-sampah rumah tangga yang nyaris meluap ke bahu jalan itu tidak hanya berasal dari warga setempat, tetapi juga warga dari berbagai daerah. Kondisi tersebut membuat Anggota DPRD Gresik, Abdullah Hamdi turun tangan mengurai permasalahan.

Sepanjang jalan itu terbilang cukup ramai pengendara yang melintas. Sehingga politisi asal PKB itu langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti dinas lingkungan hidup (DLH) dan jajaran forum komunikasi kecamatan (Forkopimcam) Menganti. Al hasil, tim petugas kebersihan beserta alat berat diterjunkan ke lokasi.

“Sejak awal saya menginisiasi untuk langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait khususnya DLH Kabupaten Gresik, Camat, Kepala Desa, dan lain sebagainya agar segera ditindaklanjuti karena sangat meresahkan warga dan membahayakan pengendara yang melintas, akhirnya satu tim kebersihan beserta alat berat diterjunkan ke lokasi,” ungkap Hamdi. 

Selanjutnya, Hamdi bersama jajaran Forkopimcam ikut serta membantu petugas dari DLH Gresik menyisir lokasi tumpukan sampah dan mengangkutnya menggunakan alat berat. Sampah-sampah itu kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Telaga Ngipik Kebomas, Gresik. 

“Kami berkoordinasi dengan jajaran Forkopimcam, kemudian bersama-sama ikut serta membantu petugas dari DLH Gresik menyisir lokasi tumpukan sampah lalu mengangkutnya menggunakan alat berat, dan membuangnya ke TPA Ngipik,” terangnya.

Wakil rakyat asal Dapil III (Menganti-Kedamean) itu lanjut menerangkan, pengangkutan sampah yang menumpuk di pinggir jalan raya tersebut ditargetkan dua sampai tiga hari rampung. Setelahnya, tanah yang berada di lokasi tumpukan sampah akan digunakan untuk urugan di desa setempat. 

“Targetnya dua sampai tiga hari rampung, Insya Allah satu alat berat cukup, kemudian tanahnya dipake uruk di sekitar desa tersebut,” ujar Hamdi. 

Sebelumnya, tumpukan sampah yang menggunung di jalan raya Kecamatan Menganti Gresik itu bahkan sempat heboh di media sosial. Tak sedikit netizen yang berkomentar meminta agar pihak-pihak terkait segera melakukan penanganan, agar sampah yang menumpuk tidak mengganggu kesehatan warga sekitar.