Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

topan phanfone
(Foto : The Guardian)

Topan Phanfone Hantam Filipina Tepat pada Perayaan Natal



Berita Baru, Internasional – Topan Phanfone menghantam Filipina tepat pada perayaan Natal tahun ini. Ribuan orang terdampar di pelabuhan dan  pusat-pusat evakuasi, sementara beberapa orang berlindung di beberapa tempat yang terhitung aman.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (25/12), topan yang menghantam Filipina telah menumbangkan pohon dan rumah-rumah warga, serta beberapa bangunan di distrik kota. Lebih dari 10.000 orang mengungsi di sekolah-sekolah, gimnasium dan bahkan gedung pemerintah.

“Itu menakutkan. Jendela kaca pecah dan kami berlindung di tangga,” kata Ailyn Metran, salah satu korban yang dievakuasi di kantor dinas setempat.

Bagian utara pulau Cebu dikabarkan rusak parah akibat hantaman badai dan Topan Phanfone pada Selasa malam. Beberapa penduduk pergi dari pusat-pusat evakuasi hanya untuk mendapati rumah mereka yang telah rusak, kata pejabat pertahanan sipil Allen Froilan Cabaron kepada AFP.

“Mereka lebih aman di pusat evakuasi. Setidaknya mereka bisa makan malam Natal di sana, bahkan jika hanya ikan kaleng dan mie instan yang tersedia,” kata Cabaron.

“Jelas, mereka tidak dapat merayakan Natal dengan gembira karena harus menghabiskan malam di pusat-pusat evakuasi,” kata petugas penyelamat Cecille Bedonia dari kota Iloilo.

Tempat-tempat wisata seperti resor pulau barat Coron, dan pantai-pantai di kota itu juga di tutup karena khawatir akan terjadi angin susulan secara tiba-tiba.

“Banyak tempat wisata di sini tutup, dan beberapa tamu kami gagal tiba karena penerbangan mereka dibatalkan, kami tidak takut, tetapi suasana cukup membuat waspada.” Kata resepsionis hotel Nina Edanosaid.

Filipina adalah daratan besar pertama yang menghadapi sabuk topan Pasifik yang menghantam rata-rata 20 badai dan topan setiap tahun. Sebuah studi oleh Asian Development Bank di Manila mengatakan, resiko badai bisa memotong 1% dari 3% hasil ekonomi Filipina.