Tinjau Vaksinasi di Lampung, Wapres: Kita Harap Herd Immunity Tercapai dalam 1 Tahun

-

Berita Baru, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melakukan peninjauan langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gedung Balai Keratun, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Senin (22/03).

“Kita berharap bahwa vaksinasi ini yang sekarang 8.000 per hari, kita harapkan bisa supaya terus ditingkatkan, karena kita ingin supaya tercapai herd immunity dalam jangka 1 tahun, jadi antara 20-50 ribu di Lampung ini, oleh karena itu kita harapkan ada percepatan,” ujar Wapres.

Dalam kunjungannya tersebut, Wapres didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, dan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana.

Wapres juga  memberikan apresiasi terhadap prosedur vaksinasi di Provinsi Lampung. Menurutnya tindakan pengecekan kondisi kesehatan sebelum dilakukan vaksinasi adalah langkah awal yang baik.

Berita Terkait :  Jokowi: Pemulihan Ekonomi, Kuncinya Adalah Investasi

“Saya baru saja menyaksikan vaksinasi di Provinsi Lampung ini, dan saya melihat prosesnya bagus, yang biasanya empat meja, sekarang sudah lima meja, yang pertama untuk melakukan pemeriksaan tentang terutama tensinya supaya diketahui apakah siap apa tidak, tinggi apa tidak,” ungkapnya.

Berita Terkait :  861 Santri di Jabar dan Jateng Positif Covid-19

Meskipun masyarakat telah melakukan vaksinasi, Wapres mengingatkan pentingnya terus melaksanakan protokol kesehatan dan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro sebagai upaya menanggulangi penularan Covid-19.

“Untuk vaksin saya kira pemerintah sudah menyiapkan selain Sinovac juga ada AstraZeneca dan lain-lain, tapi vaksinasi ini juga harus terus dilakukan dengan upaya-upaya penerapan protokol kesehatan, ini tidak boleh ditinggalkan,” tegas Wapres.

Terkait isu keragu-raguan yang timbul di masyarakat tentang kehalalan vaksin AstraZeneca, Wapres meyakinkan bahwa vaksin tersebut halal sehingga boleh digunakan.

Berita Terkait :  PPNI Minta Penganiaya Perawat RS Siloam Sriwijaya Dihukum Seberat-beratnya

“Kalau ada penjelasan memang itu [AstraZeneca] tidak mengandung unsur babi [halal], artinya bolehnya menjadi lebih boleh, sehingga tidak menjadi persoalan saya kira, tentang kebolehannya,” ujar Wapres.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments