Tim Medis Israel Identifikasi 45 Korban Tewas dalam Perayaan Lag B’omer

-

Berita Baru, Internasional – Sejak hari Jumat (30/4), tim medis Israel terus berupaya mengidentifikasi 45 orang yang tewas dalam perayaan keagamaan Lag B’Omer di lereng Gunung Meron, Israel, di mana sebagian korban merupakan anak-anak.

Kementerian Kesehatan Israel, sebagaimana dilansir dari Reuters mengatakan  32 korban tewas telah berhasil diidentifikasi. Menjelang matahari terbenam, proses identifikasi dihentikan selama 24 jam untuk memperingati Sabat Yahudi, dan akan dilanjutkan pada Sabtu malam (01/05).

Polisi meminta anggota keluarga dari mereka yang masih hilang dalam perayaan tersebut agar memberikan foto dan informasi pribadi untuk membantu proses identifikasi.

Puluhan ribu kaum Yahudi Ortodoks melakukan perjalanan ke Meron setiap tahun untuk Lag B’Omer, hari raya keagamaan yang ditandai dengan api unggun, berdoa, dan menari.

Lereng gunung  tersebut merupakan lokasi makam Rabbi Shimon Bar Yochai, orang bijak dari abad kedua, dan dianggap sebagai salah satu tempat paling suci bagi masyarakat Yahudi.

Dalam perbincangannya dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Presiden Joe Biden menyampaikan bela sungkawa atas insiden tersebut. Biden menambahkan bahwa Amerika Serikat sedang bekerja untuk mengonfirmasi laporan bahwa orang Amerika mungkin telah meninggal atau terluka dalam perayaan tersebut.

Netanyahu menyebut kecelakaan itu sebagai salah satu “bencana terbesar” dalam sejarah Israel. Ia juga menjanjikan penyelidikan secara mendalam untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Selain itu Israel akan mengadakan hari berkabung nasional pada hari Minggu (02/05).

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments