Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Petasan
Lokasi kejadian petasan meledan di Blitar (Foto: Antara)

Ternyata Ini Penyebab Petasan Meledak di Blitar



Berita Baru, Jatim –  Sebuah ledakan keras yang akibat dari petasan mengancurkan setidaknya 25 rumah di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar.

Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur menemukan sisa-sisa puntung rokok di dekat sumber ledakan petasan tersebut. Polisi menduga ledakan diakibatkan korban merakit petasan sambil merokok.

“Karena mereka tidak profesional ya. Jadi saat meracik tidak aman, sambil merokok hingga terjadi ledakan hebat akibat black powder kena percikan api rokok,” kata Kapolresta Blitar AKBP Argowiyono, dikutip dari detikJatim, Selasa (21/2/2023).

Di sekitar lokasi ledakan, polisi juga menemukan tiga panci yang diduga berisi bahan peledak. Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Dwi Sapto mengatakan ada tiga bahan peledak yang memicu ledakan, yakni black powder (bubuk mesiu) dicampur sulfur dan serbuk gandum, sehingga akan meledak jika terdapat percikan api dalam sesaat.

“Yang terjadi di sini ini ada ledakan sesaat. Dugaan memang pembuatan mercon. Daya ledaknya dari low mengarah ke high explosive karena ledakan terdengar sampai radius 10 km,” ucapnya.

Diberitakan, ledakan keras yang diduga berasal dari petasan menghancurkan 25 rumah di Dusun Saeng, Blitar.

Polisi menyebutkan korban ledakan tercatat ada 4 orang tewas dan 23 orang luka-luka. Salah satu korban luka merupakan bayi berusia 4 bulan.

Korban tewas berjumlah empat orang merupakan satu keluarga. Berdasarkan keterangan polisi sebelumnya, satu korban atas nama Darman ditemukan dalam kondisi utuh.

Sementara tiga korban lainnya yang merupakan anak dan keponakan Darman, Aripin, Widodo, dan Wawa teridentifikasi lewat potongan tubuh yang ditemukan di sekitar lokasi ledakan.

Menurut warga sekitar, Darman dan anak-anaknya punya kebiasaan membuat petasan tiap Ramadan.