Berita

 Network

 Partner

Terima Gelar Doktor Honoris Causa, Menteri Desa Kenang Jasa Gus Dur
Gambar: Mendes PDTT

Terima Gelar Doktor Honoris Causa, Menteri Desa Kenang Jasa Gus Dur

Berita Baru, Jakarta — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan, orang yang menjadi inspirator dalam perjalanan politiknya adalah Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Salah satu contoh pesan Gus Dur yang selalu dikenang yaitu “Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan.” Gus Menteri dan murid-murid Gus Dur lainnya menjadikan nasihat tersebut sebagai pondasi dalam kehidupan politik.

“Nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi nafas dalam berpolitik, yang mengalir dalam nadi perpolitikan Indonesia,” kata Gus Menteri dalam pidato penganugrahan Doktor Honoris Causa di Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (11/7).

Gus Menteri mengimplementasikan nasihat Gus Dur tersebut dengan cara menempatkan politik sebagai lahan pengabdian, serta media khidmat kemanusiaan untuk mewujudkan kemaslahatan bersama.

Berita Terkait :  INFID Luncurkan Hasil Kajian Ketahanan OMS di Tengah Pandemi

Amanah yang diberikan rakyat, lanjut Gus Menteri, harus mendatangkan manfaat untuk rakyat, bukan justru mengorbankan rakyat hanya demi nafsu kekuasaan perorangan atau kelompok tertentu.

Hal tersebut sudah ia terapkan sejak masih menjadi Dekan di kampus Universitas Hasyim Asy’ari diJombang dan juga saat menjabat Ketua DPRD Jawa Timur. Sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan di Provinsi Jawa Timur, yang ia lakukan pertama adalah mempelajari struktur perekonomian.

“Di antara fakta yang menarik adalah tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur, dari tahun 2004, 2005 dan 2006 yang berada di atas rerata pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemudian pada tahun 2007 dan tahun 2008 sedikit mengalami penurunan, berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Berita Terkait :  AMAN Indonesia Desak Dunia Internasional Tidak Diam Persoalan Afghanistan

Teks: Badriy/Kemendes PDTT