Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Tenaga Kesehatan Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Covid-19

Tenaga Kesehatan Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Covid-19



Berita Baru, Jakarta – Pemerintah memastikan yang menjadi sasaran pertama mendapatkan prioritas vaksinasi yaitu tenaga kesehatan, asisten kesehatan, serta tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan.

Kementerian Kesehatan menyiapkan jumlah sasaran dan kebutuhan vaksin perkabupaten kota yang selanjutnya data tersebut dimasukkan ke dalam tim sistem informasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), yang akan menyiapkan dalam bentuk data sasaran sesuai nama dan alamat.

“Pelaksanaan distribusi vaksin sesuai dengan cara prosedur distribusi obat yang baik (CDOB) dalam rangka menjamin kualitas vaksin sampai diterima di masyarakat,” kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Senin (7/12).

Terawan menyebutkan sesuai dengan rencana distribusi vaksin Covid-19, bahwa untuk skema program maka vaksin didistribusikan ke Dinas Kesehatan Provinsi dan diedarkan ke Dinas Kesehatan dibawahnya.

Terawan berharap program vaksinasi Covid-19 dapat segera dilaksanakan tepat waktu, berjalan dengan baik, dan lancar. Sehingga penanggulangan pandemi Covid-19 dapat segera dan cepat diatasi dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Agar masyarakat tetap sehat dan produktif secara sosial dan ekonomi, kesehatan pulih serta ekonomi bangkit. Tetap ingat protokol kesehatan pesan ibu 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak,” kata Terawan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 telah tiba di tanah air dari Tiongkok, Minggu (06/12) malam.

Menurut Presiden Jokowi, pemerintah masih akan mengupayakan kedatangan 1,8 juta dosis vaksin, yang akan tiba di awal Januari 2021.

“Vaksin ini buatan Sinovac yang kita uji klinis di Bandung sejak Agustus 2020 yang lalu. Kita juga masih mengupayakan 1,8 juta dosis vaksin yang akan tiba di awal Januari 2021,” ucap Presiden dalam keterangan persnya, Minggu (06/12).

Presiden mengatakan selain vaksin dalam bentuk jadi dalam bulan ini juga akan tiba 15 juta dosis vaksin dan di bulan Januari sebanyak 30 juta dosis vaksin yang dalam bentuk bahan baku curah yang akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma.