Berita

 Network

 Partner

Teknologi Ini Mampu Rubah Karbon Dioksida Jadi Batu
Orca/Doc. Climeworks

Teknologi Ini Mampu Rubah Karbon Dioksida Jadi Batu

Berita Baru, Inovasi – Islandia baru saja menyalakan  mesin yang dapat menyedot karbon dioksida di udara dan mengubahnya menjadi batu.

Mesin yang dijuluki Orca (bahasa Islandia “orka” yang berarti “energi”) dilaporkan mampu menyedot 4.000 ton karbon dioksida dari udara setiap tahunnya.

Dilansir dari Ubergizmo, perkiraan dari Badan Perlindungan Lingkungan AS mengatakan kekuatan tersebut setara dengan sekitar 870 mobil.

Sebagaimana kita tahu, selain pandemi, dunia juga menghadapi krisis perubahan iklim lainnya akibat banyaknya karbondioksida yang dikeluarkan dari berbagai hal, baik itu mobil, pesawat, pabrik, dan sebagainya.

Mesin ini bekerja dengan menggunakan kipas untuk menarik udara dari luar ke kolektor yang berisi filter. Filter inilah yang menjebak karbon dioksida dan setelah kolektor ditutup, suhu kemudian dinaikkan untuk melepaskan CO2 dari material.

Berita Terkait :  200 Emoji Baru Rencananya akan Dirilis Tahun Depan

“CO2 kemudian dicampur dengan air dan disuntikkan 1.000 meter di batu basal terdekat di mana ia kemudian menjadi termineralisasi,” ungkap laporan tersebut dikutip Berita Baru, Senin (13/9/21).

4.000 ton pertahun jika dibandingkan dengan banyaknya mobil yang dikeluarkan produsen mobil yang dapat mencapai 870 mobil dalam sehari mungkin kedengarannya sedikit. Hal tersebut pulalah yang sebelumnya menjadi bahan pembicaraan para kritikus di negara tersebut.

Namun, pembangunan mesin Orca ini membutuhkan biaya yang mahal dimana setiap pabrik dikatakan membutuhkan biaya sekitar 10-15 juta dolar dan dibutuhkan waktu puluhan tahun untuk beroperasi dalam skala besar.