Tekan Kecurangan di Pilkada, Forsis Gresik Daftar Pemantau Independen

    Berita Baru, Gresik – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tiap daerah selalu penuh dengan intrik dan tensi yang tinggi. Baik itu dari sisi calon-calon yang maju bertanding ataupun dari pendukung masing-masing kubu.

    Penyelenggaraan Pilkada juga tidak lepas dari berbagai kecurangan yang bisa saja dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Kecurangan bisa muncul dari mana saja.

    Mengantisipasi hal tersebut, jajaran pengurus Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Forum Silaturrahmi Santri (Forsis) Gresik menjalin silaturrahim ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik Jalan dr. Wahidin SH, Kecamatan Kebomas, Gresik, Senin (14/9).

    Kedatangan mereka bertujuan untuk koordinasi sekaligus berdiskusi terkait partisipasi unsur masyarakat dalam mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sesuai amanat Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016, yang bertujuan agar proses penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Ketua DKC Forsis Gresik, Ahmad Shodiq mengatakan, pihaknya mempunyai misi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya Pemilu, serta pengawalan berlangsungnya Pilkada Gresik 2020.

    “Saya rasa sebagai pemuda sangat penting untuk mengambil peran sebagai pemantau dalam demokrasi Pilkada sangat penting, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 8 Tahun 2017, banyak hal yang bisa dilakukan dalam menegakkan demokrasi yang sehat, seperti memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilu, dan meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat pemilih,” ujarnya.

    Berita Terkait :  Penolakan Perubahan JIIPE Menjadi KEK Berlanjut, Forkot Layangkan Surat ke Bupati Gresik

    Dijelaskan Shodiq, pihaknya terus mengkaji terkait dinamika politik yang ada di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai persiapan untuk melakukan pemantauan agar Pilkada berjalan sesuai relnya.

    “Forsis Gresik terus melakukan kajian terkait situasi politik saat ini, hal ini kita lakukan sebagai persiapan strategi pemantauan pada setiap tahapan pemilu agar berjalan sesuai aturan,” tuturnya.

    Saat di Kantor KPU Kabupaten Gresik, jajaran pengurus Forsis Gresik ditemui oleh Makmun selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM.

    Kepada perwakilan jajaran Forsis Gresik, Makmun mengapresiasi Forsis Gresik memiliki upaya progresif dan produktif dalam mewujudkan situasi Pilkada Gresik 2020 yang aman dan kondusif.

    “Saya berharap Forsis Gresik bisa menjadi agen-agen demokrasi, dan bersama-sama menjadi pemantau Pilkada Gresik 2020 yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

    Sejauh ini, Makmun mengungkapkan bahwa sudah ada sejumlah lembaga yang telah mendaftar sebagai pemantau pada Pilkada Gresik 2020.

    “Sudah ada beberapa lembaga yang telah mendaftar termasuk Forsis Gresik, tetapi belum pada tahap ferivikasi berkas,” pungkasnya.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan