Tayangkan Data Hoaks, Kaukus Muda PPP Tuntut TV One Minta Maaf

Berita Baru, Jakarta – Beredar di sejumlah akun media sosial sebuah screen shoot Data Hoaks dari TV One yang menampilkan sebuah tabel sikap partai di DPR RI mengenai pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Dalam tabel tersebut ditampilkan bahwa Nasdem, PKB, PKS, PAN dan Demokrat tercatat Menolak melanjutkan Pembahasaan RUU HIP. Adapun Partai PDIP, Golkar dan PPP ditampilkan sebagai partai yang mendukung pembahasan.

Bahkan dalam tabel tersebut jumlah kursi Nasdem tercatat mencapai 128 kursi dan jika digabung artinya kelompok yang menolak mencapai 265 kursi melebihi yang mendukung.

Menanggapi hal tersebut, Ja’far Shodiq, Koordinator Nasional Kaukus Muda PPP meminta Pihak TV One menarik konten beritanya dan mendesak agar meminta maaf ke publik.

“TV One sebagai media besar di Indonesia harusnya tidak menyebar atau membuat berita yang palsu atau Hoaks, Tabel data yang mereka buat jelas-jelas salah, ini menandakan pihak TV One tidak teliti dan cerman dalam memilah berita. Masa media besar bisa teledor seperti itu?” Ujar Ja’far.

Berita Terkait :  Seskab Bantah Pernyataan Humphrey, Mahar Calon Menteri Rp500 M

Menurutnya, TV One harus hati-hati ditengah sensitifnya pembahasan RUU HIP yang menyita perhatian publik. Hal ini agar tidak terjadi benturan di masyarakat akibat kabar atau berita yang dibangun.

“TV One harusnya berhati-hati, screen shoot mengenai tabel yang menampilkan partai-partai yang mendukung dan tidak mendukung RUU HIP yang ditampilkan TV One ini kan sudah beredar di publik, perdebatan di media sosial sangat kenceng sekali, masyarakat mengira berita itu benar dan terjadilah pro-kontra. Banyak masyarakat yang akhirnya menuding dan membully partai yang ditampilkan seolah-olah mendukung seperti PPP, padahal kenyataan sama sekali salah” kata Koordinator Kaukus Muda PPP ini.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan