Studi Temukan: Banyak Pengguna Mobil Listrik Kecewa dan Beralih

-

Berita Baru, Inovasi – Sebuah hasil penelitian baru dari Universitas California Davis menemukan bahwa dalam jumlah yang mengejutkan, beberapa pemilik kendaraan listrik (EV), justru cenderung untuk kembali beralih kembali ke bahan bakar minyak.

Selama perkembangannya, mobil listrik mungkin menjadi alternatif yang jelas untuk mobil berbahan bakar minyak, yang diharapkan dapat membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. Namun, tampaknya tidak semua pemilik EV merasa puas oleh teknologi tersebut.

Dilansir dari Ubergizmo, studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Energy tersebut, menemukan jumlah yang sedikit mengejutkan bahwa antara 2015-2019, 18% pemilik EV beralih kembali ke mobil berbahan bakar minyak, dan jumlahnya sedikit lebih tinggi yaitu 20% untuk pemilik hibrida plug-in, yang jumlahnya sedikit.

Berita Terkait :  Trump Sebut Berita Kematian Pertama Corona di AS “Hoaks dari Demokrat"
Berita Terkait :  Bismillah Adil Aimaq, Jurnalis Afghanistan yang Tewas Ditembak

Menurut peneliti, masalahnya bukan pada mobil itu sendiri, tetapi kurangnya pengisi daya Level 2 yang dapat digunakan dirumah masing-masing.

“Kurangnya tempat untuk mengisi daya mobil Anda pasti akan membuat beberapa pengguna kecewa, jadi itu bisa dimengerti,” ungkap laporan dari studi tersebut, dikutip Berita Baru, Rabu (19/5/21).

Peneliti juga menemukan banyaknya stasiun pengisian umum, yang secara terus-menerus tengah dalam pemeliharaan dan beberapa di antaranya jauh dari kenyamanan.

Namun, perlu dicatat bahwa studi ini tampaknya hanya mencakup negara bagian California. Hal-hal sebagaimana ditemukan dalam penelitian mungkin tidak seperti yang terjadi negara bagian lain atau bahkan negara lain.

Tetapi masalah yang diangkat dalam penelitian ini mungkin layak untuk diperhatikan oleh para pembuat mobil dan pemerintah yang berharap untuk meyakinkan lebih banyak orang untuk turut menggunakan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments