Strategi Penurunan Kemiskinan dan Stunting, Wapres Kumpulkan Menteri

Wapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat memimpin rapat bersama para menteri (foto:detik.com)

Berita Baru, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin membahas strategi pengurangan kemiskinan dan penururnan stunting di akhir tahun 2024 dalam rapat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Rapat yang digelar di kantor TNP2K, Jakarta Pusat, Selasa (11/2) dihadiri oleh Menko PMK Muhadjir Efendi, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadien Makarim, serta Menteri Kesehatan Agus Terawan.

Selain itu, juga hadir Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharsi Monoarfa, dan Kepala Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Hasto Wardoyo.

Dalam penyampaiannya Wapres Ma’ruf Amin berpesan kepada Menteri maupun kepala lembaga yang hadir agar bekerja keras dan inovatif. Agar pengurangan kemiskinan dan penurunan stunting dapat terselesaikan di tahun 2024.

“Saya minta kepada para Menko dan Menteri terkait lainnya agar senantiasa bekerja keras, inovatif serta memantapkan koordinasi untuk memastikan tercapainya target pengurangan tingkat kemiskinan pada akhir tahun 2024,” ujar Ma’ruf.

Wapres juga mengatakan TNP2K dirancang guna mendukung kebijakan dan membantu tugas dari kementerian dan lembaga agar target penurunan kemiskinan dan prevalensi stunting dapat tercapai.

Ia menyampaikan bahwa rapat rutin akan terus dilakukan guna monitoring dan koordinasi.

“Untuk itu, saya minta kepada Menko maupun para menteri untuk tidak segan memanfaatkan sekretariat ini untuk mendukung tugas yang dijalankan. Ke depan saya akan secara rutin mengadakan rapat tingkat menteri semacam ini untuk memastikan koordinasi kita terus berjalan baik,” jelasnya.

Poin yang dibahas dalam rapat tersebut ialah kerangka kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui upaua untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin serta upaya mendorong peningkatan pendapatan. Serta juga membahas tantangan dan efektivitas penyaluran dana desa, anggaran bantuan sosial, dan subsidi, dan percepatan penurunan angka stunting.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini