Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Sri Mulyani Gelar Pertemuan Bilateral dengan EU ABC
Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani mengadakan pertemuan bilateral dengan European Union ASEAN Business Council (EU ABC) setelah mengadakan pertemuan dengan menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara anggota ASEAN di Badung, Bali, Kamis (30/3). (Foto: Kemenkeu)

Sri Mulyani Gelar Pertemuan Bilateral dengan EU ABC



Berita Baru, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani mengadakan pertemuan bilateral dengan European Union ASEAN Business Council (EU ABC) setelah mengadakan pertemuan dengan menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara anggota ASEAN, pada Kami (30/3) lalu.

Dalam keterangan resminya disebutkan bahwa delegasi EU-ABC dipimpin oleh Vice Chairman EU-ABC Tassilo Brinzer dan disertai oleh 13 anggota yang berasal dari Swiss Re, Standard Chartered, HSBC, Prudential SWIFT, BASF, World Gold Council, dan Zuellig Pharma.

“Pokok diskusi pertemuan bilateral tersebut adalah mengenai bagaimana memperkuat kolaborasi untuk proses pemulihan dan pembangunan kembali setelah pandemi, yang mana masih menghadapi berbagai tantangan akibat dari scarring effect, inflasi tinggi akibat dari ketegangan geopolitik, ditambah dengan permasalahan perbankan di Amerika Serikat dan Eropa,” demikian bunyi keterangan resminya, dikutip Minggu (2/4).

Pembahasan perkembangan terkini dari pembangunan juga dibahas yaitu mengenai pembiayaan berkelanjutan untuk memitigasi perubahan iklim, dengan cara mengedepankan pengembangan energi bersih dan terbarukan.

Namun, berbagai tantangan dalam pergeseran dari penggunaan energi fosil ke energi yang lebih bersih dengan pembiayaan berkelanjutan, antara lain mengenai investasi dalam pengurangan penggunaan bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik masih dihadapi.

“Beberapa hal yang disampaikan anggota EU ABC antara lain tentang pentingnya pengembangan ekonomi digital, kesehatan, dan bidang kendaraan listrik,” ungkapnya.

Di bidang asuransi, disoroti juga tentang kebijakan perpajakan khususnya tentang pajak pendapatan korporasi dan pajak pendapatan.

Kemudian, disampaikan juga mengenai pengembangan energi bersih, ASEAN Taxonomy dan taksonomi di kawasan lainnya, kebijakan di bidang bea pabean, dan bank emas.

“Pada bagian akhir pertemuan bilateral ini, EU ABC menyatakan dukungannya kepada proses pembangunan di Indonesia,” pungkasnya.