Spray Magnetis ini Merubah Pil Obat Menjadi Robot Kecil

    Magnet
    Spray magnetis ini merubah pil obat biasa menjadi dapat digerakan dengan magnet, Sumber : Dailymail.co.uk

    Berita Baru , Hongkong – Peneliti menciptakan semprotan magnetis mampu mengubah benda menjadi robot yang bergerak. Konsep ini dapat digunakan untuk mengarahkan obat ke seluruh tubuh.

    Dilansir dari Dailymail.co.uk , Ilmuwan di Universitas Hong Kong mengungkap inovasi yang dibuat dari zat kimia polivinil alkohol, gluten, dan partikel besi.

    Mereka menyebutnya ‘M-spray’, alat ini mampu menempel pada objek yang ditargetkan dan saat diaktifkan, memungkinkan objek untuk berjalan, berguling, dan merangkak menggunakan medan magnet dari luar.

    Tim memperkirakan ciptaan mereka ini apabila diterapkan pada pil, dapat membuat pil tersebut dipindahkan dokter ke bagian tubuh yang ditargetkan.

    Dr Shen Yajing, yang memimpin tim peneliti, mengatakan kepada Media : “ Ide kami adalah dengan memakai lapisan magenet ini, kita dapat mengubah objek apapun menjadi robot magnet dan mengontrol penggeraknya.” Pada senin (23/11)

    “ Semua bahan baku M-spray, yaitu PVA, gluten dan partikel besi, bersifat biokompatibel.”

    “ Lapisan yang hancur dari zat spray dapat diserap atau dikeluarkan oleh tubuh manusia ” , tambah Dr. Shen.

    Berita Terkait :  Riset: Tatap Muka Daring Membuat Banyak Orang Ingin Melakukan Operasi Plastik

    Sebuah lapisan film terbentuk setelah sebuah objek disemprot dengan ketebalan kurang dari seperempat milimeter, memungkinkan objek tersebut untuk mempertahankan bentuk aslinya.

    Semprotan juga dapat dihilangkan dari objek menggunakan medan magnet berosilasi untuk memecahnya menjadi bubuk, sembari membiarkan objek tetap utuh.

    Spray magnetis yang melapisi obyek dapat dihancurkan dan dikeluarkan dari tubuh

    Yajing mengatakan bahwa bubuk itu kemudian dapat didorong keluar oleh tubuh.

    Mode penggerak juga dapat diprogram ulang sesuai permintaan dengan membasahi lapisan yang dipadatkan, mengubahnya menjadi zat seperti lem.

    Kemudian, dengan menerapkan medan magnet yang kuat, partikel magnet di dalam lapisan dapat didistribusikan kembali dan disesuaikan, mengubah cara robot bereaksi terhadap medan magnet.

    Dalam percobaan, tim melapisi kapsul dengan semprotan dan memberikannya pada kelinci yang dibius.

    Pil dilacak melalui tubuh kelinci menggunakan teknik imajinasi radiologi.

    Para peneliti mengamati saat lapisan tersebut larut ketika kapsul mencapai lokasi yang ditargetkan.

    “ Kami berharap strategi konstruksi ini dapat berkontribusi pada pengembangan dan penerapan millirobots di berbagai bidang, seperti alat transportasi aktif, sensor dan perangkat bergerak, terutama untuk tugas-tugas obyek di ruang terbatas,” kata Yajing.

    Berita Terkait :  Citra Satelit CSIS Buktikan Tidak Ada Fasilitas Militer China di Maladewa

    Tim percaya kemampuan tersebut sebagai inovasi sejumlah aplikasi biomedis, termasuk navigasi kateter dan pemberian obat.

    Yajing telah mengamati robot selama bertahun-tahun untuk membantu pengiriman obat-obatan.

    Pada 2018, ia bersama tim lainnya merancang robot mungil berkaki ‘ulat’ yang bisa digunakan untuk membawa obat-obatan ke dalam tubuh manusia.

    Para peneliti di balik teknologi tersebut mengatakan bahwa ia memiliki kekuatan yang setara dengan kemampuan manusia untuk mengangkat minibus 26 kursi.

    Ia dapat beradaptasi dengan lingkungan yang merugikan dan bergerak secara efisien di sepanjang permukaan di dalam tubuh yang dilapisi cairan tubuh atau seluruhnya tenggelam dalam cairan tubuh seperti darah atau lendir.

    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini