Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Soal Tarikan Siswa Baru di MAN 1 Gresik, Kasi Pendma Kemenag: Sudah Sesuai PP

Soal Tarikan Siswa Baru di MAN 1 Gresik, Kasi Pendma Kemenag: Sudah Sesuai PP

Berita Baru, Gresik – Beredarnya kabar terkait adanya tarikan siswa baru hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik membuat pihak sekolah angkat bicara. Sebelumnya, biaya daftar ulang siswa baru ini sempat menjadi perbincangan di media sosial.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, Masfufah memastikan bahwa tarikan itu sesuai prosedur mengacu Peraturan Pemerintah (PP) nomor 48 tahun 2008 tentang pendanaan pendidikan bersumber dari pemerintah maupun masyarakat.

“Dan itu diperbolehkan (Sekolah menarik iuran, red),” katanya, Senin (6/6).

Masfufah mengaku telah meminta klarifikasi kepada Kepala MAN 1 Gresik, Muhari. Hasilnya, pihak sekolah menyatakan ada misskomunikasi dengan wali calon sJawa, sehingga menjadi perbincangan hangat saat diunggah ke medsos.

Padahal, uang yang dibayarkan itu digunakan untuk membeli seragam serta biaya pendidikan selama satu tahun yang tak tercover oleh Dana BOS.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, yaitu calon siswa perempuan sebesar Rp2.650.000 dan siswa laki-laki sejumlah Rp2.350.000. Dengan rincian Rp. 1.400.000 untuk operasinal dan sisanya seragam.

“Jadi ada juga seperti biaya seragam dan juga dana pendidikan seperti ekstrakulikuler, kalender, majalah sekolah. Juga kegiatan PHBI dan PHBN yang tidak dicober BOS,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Masfufah menerangkan bahwa setiap siswa mendapat dana bantuan operasional (BOS) dari pemerintah pusat sebesar Rp1,2 Juta per tahun.

Mengenai biaya yang dibebankan kepada wali murid, sambung dia, pihak MAN 1 Gresik seharusnya terlebih dahulu harus melakukan rapat sebelum menentukan biaya. Karena itu, butuh pembinaan lagi terkait tahapan regulasi agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Ada tahapan yang hilang disana, masih butuh pembinaan lagi,” pungkas Masfufah.