SMAMIO Gresik Terapkan Ujian Riset Jadi Prasyarat Naik Kelas

-

Berita Baru, Gresik – Menyandang gelar sebagai sekolah riset, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) menerapkan Final Class Research (FACR) atau ujian riset sebagai salah satu rangkaian prasyarat kenaikan kelas. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Senin-Selasa (24-25/5).

Wakil Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Ulyatun Nikmah mengatakan, kegiatan FACR ini untuk melatih siswa dalam dunia penelitian dan sebagai sarana untuk mengembangkan literasi.

“Tujuannya agar terwujud program one student one research,” katanya, Selasa (25/5).

Ia menambahkan, ujian FACR diikuti sebanyak 256 siswa dari kelas X dan XI. Untuk pelaksanaan dilakukan secara offline maupun online melalui zoom meeting.

“Total 256 siswa dari kelas X dan XI yang ikut,” tandasnya.

Berita Terkait :  Siapkan Keamanan Siber, Ganjar Pranowo Resmikan Tim CSIRT Jawa Tengah
Berita Terkait :  AWPF Lakukan Pemetaan Kebutuhan Spesifik Perempuan di Bener Meriah

Selain program tersebut, Smamio juga membekali siswa mulai dari kelas X siswa dengan pengetahuan dan penelitian sistematika penulisan karya ilmiah. Tujuannya adalah agar melatih kepekaan siswa terhadap lingkungan sekitar.

“Dan yang tidak kalah penting siswa Smamio juga diarahkan untuk memulai penelitian dari hal sederhana, sehingga nanti saat di perkuliahan sudah terbiasa dengan kegiatan penelitian,” terang Ulyatun.

Sementara Koordinator bidang riset, Nanik Rahmawati menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini tidak batasi dengan tema tertentu.

“Gak ada tema. Terserah siswa dibebaskan untuk menentukan bahan risetnya sendiri,” jelasnya.

Menurut Dosita Kaprina, salah satu pembimbing riset mengaku rangkaian kegiatan FACR ini sudah layaknya mahasiswa tingkat akhir, setiap siswa harus menyelesaikan beberapa tahapan mulai dari pembimbingan dan pengujian baik secara online dan offline.

Berita Terkait :  Puji Gubernur NTB, Dahlan Iskan : Bang Zul Seorang Pejuang
Berita Terkait :  PSP Qomaruddin Gelar Kerja Sama Penelitian Naskah Pesantren dengan UB

“Setelah proses Pembimbingan nantinya akan melewati tahap pengujian, setelah diujikan nanti siswa akan presentasi di depan penguji dan akan diketahui letak kesalahannya di mana, selanjutnya melakukan revisian untuk menjadi KTI yang bagus,” ucapnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Tunggu Instruksi, Polres Jombang Belum Tentukan Titik Pantauan Larangan Mudik

TERBARU

Facebook Comments