Sidang Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, Jokowi: Ekonomi Dunia Harus Pulih Secara Bersama-sama

-

Berita Baru, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut ekonomi dunia harus pulih secara bersama-sama. Ia mengatakan beberapa negara di dunia telah mencatat pertumbuhan positif. Kendati demikian, ia mengatakan hal itu hanya akan bermanfaat jika terjadi secara bersamaan.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato pada Sidang Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara virtual pada Selasa, 13 Juli 2021. 

“Ekonomi dunia harus pulih secara bersama-sama. Beberapa negara di dunia telah mencatat pertumbuhan positif. Namun, itu hanya akan bermanfaat jika terjadi secara bersamaan,” kata Jokowi dikutip kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menyatakan, bahwa roda perekonomian dunia harus mulai bergerak bersama tanpa mengorbankan aspek kesehatan.Percepatan pemulihan ekonomi harus dilakukan dengan tetap mengutamakan kesehatan, serta pembangunan berkelanjutan. 

Berita Terkait :  Presiden Pelajari Pengelolaan Ibu Kota di Canberra

“Ke depan kita harus mendorong investasi dalam pemulihan yang berketahanan, berkeadilan, dan hijau – a resilient, just and green economy. Dukungan negara maju dalam transisi ekonomi hijau di negara berkembang harus diperkuat. Pembangunan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan pro-poor harus menjadi landasan,” ujar Jokowi.

Berita Terkait :  Luhut Minta Maaf Karena PPKM Darurat Belum Optimal

Jokowi juga mengatakan, kemitraan global harus diperkuat. Dalam situasi saat ini, lanjutnya, komitmen kemitraan harus dipertebal. 

“Prinsip no one left behind harus diwujudkan dalam bentuk nyata. Kita harus berkomitmen untuk menghindari me-first policy. Mari kita bangun kepercayaan dan solidaritas untuk mencapai tujuan bersama,” ucap Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, semangat ini juga akan dibawa oleh Indonesia pada Presidensi G20 Indonesia tahun depan dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”. 

Berita Terkait :  Setneg Minta Tiga Kementerian Tindaklanjuti Rekomendasi KPK Soal Defisit BPJS

Visi ini akan mengedepankan semangat kepemimpinan kolektif global untuk pemulihan dari pandemi dan pertumbuhan dunia yang inklusif.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia terhadap SDGs tidak surut meski di tengah pandemi. “Pada forum ini, kita kembali menyampaikan Voluntary National Review (VNR) yang ketiga atas capaian SDGs,” ujarnya.

Berita Terkait :  Sepak Terjang Prof. Yudian Wahyudi Yang Akan Dilantik Menjadi Kepala BPIP

“VNR Indonesia diharapkan dapat menjadi masukan bagi dunia untuk pemulihan bersama yang lebih kuat. Agar dunia dapat meraih masa depan yang jauh lebih baik, build forward better,” pungkas Jokowi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Empat Poin Kerja Sama Indonesia-Jepang

TERBARU