Siapkan Keamanan Siber, Ganjar Pranowo Resmikan Tim CSIRT Jawa Tengah

-

Berita Baru, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuka dan meresmikan peluncuran CSIRT ini. Pelaksanaan launching CSIRT tersebut dilakukan secara daring melalui video conference yang diikuti oleh perwakilan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, Rabu (7/10).

Turut hadir dalam peresmian Tim CSIRT Jateng tersebut adalah Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI) Hinsa Siburian.

Dalam pemaparannya, Kepala BSSN RI menjelaskan bahwa CSIRT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanaan siber.

“Pasukan-pasukan ini yang akan melindungi ruang siber Indonesia dan terjamin dengan baik dengan adanya CSIRT ini”. Ucap Hinsa saat menjelaskan tujuan CSIRT.

Berita Terkait :  Jokowi Klaim Industri Kaca Terbesar Asia Tenggara Bakal Dibangun di Batang

Kemudian, acara dilanjutkan dengan paparan materi narasumber dari praktisi dan akademisi.

Berita Terkait :  Musim Kemarau, Bupati HSU: Karhutla Harus Jadi Perhatian Semua Pihak

Rudi Lumanto, Ketua ID-SIRTII/C (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center), membahas seputar urgensi pembentukan CSIRT ini dengan data dan beberapa contoh ancaman yang selalu ada di ruang siber Indonesia.

“CSIRT ini perlu dan sangatlah penting, karena ancaman sudah di depan pintu, tinggal menunggu waktu”. Ujar Rudi.

Menurutnya, selain sebagai salah satu komponen penting strategi keamanan siber yang komprehensif, dengan adanya CSIRT ini, maka setiap insiden dalam ruang siber dapat ditangani lebih sistematis dan penanganan yang tepat dapat diambil.

Hal itu, imbuh Rudi, dalam rangka membantu organisasi memperkecil kerugian, kebocoran data dan memperpendek layanan yang terhenti.

Berita Terkait :  Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Ratusan Rumah Terendam
Berita Terkait :  Usai Cuti Pilkada, Muhammad Qosim Kembali Menjabat Wakil Bupati Gresik

Sementera itu, Direktur Indonesia e-Fraud Watch, Solichul Huda, meminta semua pihak untuk lebih waspada terhadap maraknya insiden kejahatan siber di Jawa Tengah, terutama saat pandemi Covid-19.

“Salah satu cara dalam mencegah insiden kejahatan siber ini adalah dengan dibentuknya CSIRT”. Papar Huda.

Huda juga menjelaskan bahwa CSIRT merupakan bagian dari penyelenggaraan keamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan tugas pokoknya merujuk pada CSIRT yang berada di provinsi hingga BSSN RI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Ummi Rohmi : Posyandu Keluarga Solusi Permasalahan Perempuan dan Anak

TERBARU