Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Setigi
Habib Ismail sedang menaiki tangga derajat, saat sedang berkunjung bersama rombongan dari Singapura beberapa waktu yang lalu, (foto: Beritabaru.co).

Setigi, Tangga Derajat Menuju Akhirat



Setigi, Tangga Derajat Menuju Akhirat
(Oleh: Didik Hendri Telisik Hati)


Wisata – Saudaraku, luangkan waktu berkunjung ke wisata desa Selo, Tirto, Giri (Setigi). Setigi, hanya ada di Sekapuk Ujungpangkah Gresik, Jawa Timur. Sejak dilaunching pada awal Januari 2020 lalu, sudah ribuan pengunjung menikmati indahnya pesona SETIGI, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Setigi, tangga derajat menuju akhirat? Apa maksudnya? Ya, salah satu wahana wisata yang ada di Setigi adalah Tangga Derajat. Filosofi yang terkandung dalam Tangga Derajat ini, menurut Kades Sekapuk Begawan Abdul Halim, ada 99 tangga di Tangga Derajat sebagai simbol Asmaul Husna yang sangat dicintai Allah SWT.

Saat berada di Puncak Tangga Derajat, langit biru yang membentang memayungi bumi seolah begitu dekat. Di Puncak Tangga Derajat, kita bisa merasakan betapa besarnya kekuasaan Sang Pencipta atas seluruh makhluknya dan seisi jagad raya.

Di Puncak Tangga Derajat, mata batin kita akan melihat bahwa dunia hanyalah sesaat, sementara kampung akhirat, kekal abadi selama-lamanya. Di Puncak Tangga Derajat, lisan kita akan berucap ‘Innalillahi Wa Inna Illahi Rojiun’: Dari Allah kita datang, kepada Allah kita kembali.

Tak cukup sampai di situ, selain Tangga Derajat, masih banyak wahana wisata lainnya yang ada di Setigi. Diantaranya, Pahatan Gerbang Ghoib, Patung Semar, Jembatan Peradaban, Candi Topeng Nusantara, Miniatur Masjid Persia, Air Terjun, Telaga Warna, Nogo Giri Pancoran, Kolam Renang Hijaber, Pemandian Banyu Genthong, sampai agrowisata Kebun Pak Inggih.

Gimana Gaes, sudahkah kalian ke Setigi? Selo (batu), Tirto (air), dan Giri (bukit/gunung). Setigi bukan hanya wisata alam, tetapi juga edukasi peradaban sekaligus media dakwah. Di Setigi, keimanan dan ketakwaan kita seakan diasah hingga kita meyakini Allah Maha Segala-gala-Nya.

Hanya Allah yang Maha Besar. Allahu Akbar! Kita ini begitu kecil. Kita hanyalah sebutir debu yang menempel di ujung kuku. Kecil…amat kecil…sangat kecil…!! [*]