Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Langit diterangi selama serangan udara Israel sebelum fajar di dekat ibu kota Suriah, Damaskus pada 27 April 2022. Foto: SANA/AFP.
Langit diterangi selama serangan udara Israel sebelum fajar di dekat ibu kota Suriah, Damaskus pada 27 April 2022. Foto: SANA/AFP.

Serangan Rudal Israel Tewaskan 3 Orang di Dekat Damaskus

Berita Baru, Damaskus – Media pemerintah Suriah pada Jumat (20/5) melaporkan serangan rudal Israel tewaskan 3 orang di dekat Damaskus, ibukota Suriah.

Laporan tersebut mengatakan bahwa Rudal darat-ke-permukaan Israel itu berasal dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dan beberapa dicegat oleh pertahanan udara Suriah.

Laporan tersebut didapatkan dari sumber militer anonim.

“Sekitar jam 11 malam. pada hari Jumat, musuh Israel melakukan agresi dengan rudal permukaan-ke-permukaan dari arah Golan Suriah yang diduduki, menargetkan beberapa titik di selatan Damaskus ketika pertahanan udara Angkatan Darat mencegat agresi rudal dan menjatuhkan sebagian besar dari mereka,” kata sumber anonim tersebut di kantor berita yang dikelola pemerintah Suriah, SANA.

Sementara itu, organisasi Pemantau Perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan tiga orang yang tewas adalah perwira militer dan empat anggota kru pertahanan udara lainnya terluka.

Serangan Israel menargetkan posisi Iran dan depot senjata di dekat Damaskus, kata organisasi tersebut.

Selain itu, serangan tersebut juga menyebabkan kebakaran di salah satu posisi dekat bandara Damaskus di mana ambulans terlihat bergegas ke lokasi serangan, menurut Observatorium Suriah.

Militer Israel belum mengeluarkan pernyataan terkait serangan tersebut.

Serangan serupa juga terjadi pada 13 Mei yang menewaskan 5 orang di Suriah. Sebelumnya juga terjadi di dekat Damaskus pada 27 April dan menewaskan hingga 10 orang.

Sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011, Israel telah melakukan ratusan serangan udara di sana, menargetkan pasukan pemerintah serta pasukan sekutu yang didukung Iran dan pejuang dari kelompok Hizbullah Lebanon.

Sementara Israel jarang mengomentari serangan individu, mereka mengakui telah melakukan ratusan serangan.

Militer Israel telah membela operasi militer yang diperlukan untuk mencegah musuh bebuyutannya Iran mendapatkan pijakan di depan pintunya.

Konflik di Suriah telah menewaskan hampir setengah juta orang dan memaksa sekitar setengah dari populasi sebelum perang negara itu dari rumah mereka, menurut laporan Al Jazeera.