Serangan Pemberontak di Thailand Selatan, Tewaskan 15 Orang

Thailand Selatan
(foto : CNN Indonesia)

Berita Baru, Internasional – Tersangka pemberontak separatis di provinsi Yala selatan, Thailand, menggunakan bahan peledak dan paku yang tersebar di jalan-jalan lokal.

Hal tersebut dilakukan untuk menunda pengejar pada Selasa malam–setelah dilaporkan menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai 4 orang dalam penembakan di sebuah pos pemeriksaan keamanan.

“Ini kemungkinan adalah karya para pemberontak. Ini adalah salah satu serangan terbesar dalam beberapa waktu terakhir,” kata Kolonel Pramote Prom-in, seorang juru bicara keamanan regional, dikutip oleh Reuters.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan itu, menurut laporan media.

Dilansir dari Sputnik News, Rabu (6/11) separatis Muslim Melayu dilaporkan menyerang personel keamanan dan biksu di provinsi Thailand selatan. Tempat itu oleh sparatis dilihat sebagai wilayah yang diduduki oleh negara mayoritas Buddha.

Akar konflik lokal berawal dari awal abad ke-20, ketika wilayah kesultanan Pattani menjadi bagian dari sebagian besar wilayah Siam Buddha (sebelumnya bernama Thailand) dan dipisahkan menjadi tiga provinsi, yaitu Naranthiwat, Pattani dan Yala.

Berita Terkait :  Penembakan di Perbatasan AS-Meksiko, Satu Keluarga Tewas

Sejak itulah, gerakan Muslim di wilayah ini telah berulang kali menyerukan otonomi yang lebih luas dan mendorong kemerdekaan.

Sumber : Sputnik News
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan