Sepekan, DKI Jakarta Lakukan Tes PCR 51.559 Orang

-

Berita Baru, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 7.812 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.328 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 608 positif dan 5.720 negatif.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 121.044. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 51.559,” terangnya.

Berita Terkait :  Revitalisasi Monas Belum Kantongi Izin Komisi Pengarah

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 205 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.113 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 106.205 kasus.

Berita Terkait :  Wapres: Program ATENSI Dapat Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 94.819 dengan tingkat kesembuhan 89,3%, dan total 2.273 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Berita Terkait :  Survei Dampak COVID-19, SMRC: 50 Juta Rakyat Indonesia Tergantung Utang

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

Berita Terkait :  PPKM Mikro di DKI Jakarta Resmi Diperpanjang hingga 14 Juni

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

Berita Terkait :  PPKM Mikro di DKI Jakarta Resmi Diperpanjang hingga 14 Juni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Kasus Covid-19 di Jakarta : 440 Positif dan 37 Meninggal

TERBARU