Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Sentimen Positif Sambut Kedatangan Miyabi ke Indonesia

Sentimen Positif Sambut Kedatangan Miyabi ke Indonesia

Berita Baru, Jakarta – Dimana ada Miyabi, disitu ada kegembiraan. Demikian kesimpulan Evello dalam pantauan terhadap mantan bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi. 

Hal itu diungkap Founder Evello, Dudy Rudianto berdasar pantauan big data Evello. “Latar belakangnya sebagai artis porno ternyata tak membuat penggemarnya malu untuk berekspresi di jejaring media sosial,” katanya kepada Beritabaru.co, Kamis (26/5).

Menurut Dudy, saat Miyabi tiba di Indonesia pada 4 April 2022, sambutan berupa sentimen positif pun bertebaran. Skor sentimen positif mencapai angka sangat tinggi, yaitu 80,37%. 

“Tak hanya bersentimen positif, emosi gembira mendominasi kedatangan Miyabi hingga mencapai skor 60%,” ungkap Dudy.

Sementara itu sentimen dan emosi yang sama, lanjutnya, juga mewarnai publik Indonesia saat Miyabi mengumumkan berencana menggelar Gala Dinner di Jakarta. 

“Pengumuman ini menuai sentimen positif 77,52% dan emosi gembira mencapai 40%,” urainya. 

Sentimen Positif Sambut Kedatangan Miyabi ke Indonesia

Ia menyampaikan, kegembiraan ini berlanjut dan meningkat menjadi 50% setelah keluar pengumuman harga tiket Gala Dinner bersama Miyabi mencapai 15 juta rupiah. Walaupun harga yang terbilang cukup mahal ini diterima, terjadi penurunan sentimen positif dari sebelumnya 77,52% menjadi 70,82%. 

“Sentimen positif dan emosi kegembiraan terhadap Miyabi turun drastis setelah pada 23 Mei 2022 beredar informasi acara Gala Dinner dibatalkan. Emosi gembira turun menjadi 24% sementara sentimen positif turun menjadi 33,22%,” katanya.

Tak berselang lama, tambah Dudy,  Miyabi muncul dalam acara ulang tahun sebuah perusahaan di Jakarta melalui rekaman video. Walau hanya hadir dalam rekaman video, evello membaca momen ini memberikan sentimen positif 69,86% dan emosi gembira 55%. 

“Dalam kajian Evello, fenomena Miyabi memenuhi unsur psikologis pendekatan resiprokal. Yaitu terjadi aksi saling memberi dan menerima. Fenomena ini yang membuat latar belakangnya sebagai bintang film porno bukan hambatan bagi para penggemarnya,” pungkas Dudy.